Sama seperti perusahaan kebanyakan ketika merumahkan karyawan, AT&T juga tak kuat menanggung beban pengeluaran karyawannya dan berharap dapat menghemat anggaran pengeluaran dengan melakukan pemotongan pekerja ini.
AT&T memperkirakan bakal merumahkan hingga 4 persen dari total karyawan yang dimilikinya untuk dapat melakukan penghematan hingga US$ 600 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan demikian, AT&T menjadi perusahaan TI dan telekomunikasi besar teranyar yang mengumumkan kegoyahan pasca dihantam badai krisis ekonomi. Sebelumnya, beberapa perusahaan TI dengan nama besar seperti Yahoo, HP, Nokia dan Xerox juga telah melakukan aksi serupa.Β Β Β Β
(ash/fyk)