Perusahaan jaringan ini mengklaim solusi 40G Wavelength Division Multiplexing (WDM) yang digunakan empat kali lebih cepat dibandingkan kecepatan transportasi data yang ada saat ini dan dapat menghasilkan transportasi jarak jauh Ultra-Long Haul Transport tanpa regenerasi elektris.
Solusi dari Huawei ini juga diklaim mengurangi biaya investasi dan memungkinkan penggunaan yang efisien dan bertahap untuk negara-negara seperti Cina di mana pusat padat penduduk biasanya terpisah oleh jarak yang jauh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sistem 40G WDM mengadopsi teknologi perpanjangan C-band yang unik dari Huawei, yang meningkatkan fiber transport bandwidth 20% lebih tinggi dan memungkinkan kapasitas transportasi mencapai 3,84 Terrabit. "Ini terbesar di industri," klaim Chua.
Selain di China, Huawei juga memasarkan produk 40G WDM ke Eropa, Amerika Utara dan Asia Pasifik. Perusahaan ini mengaku telah memasang cabang 40G terpanjang di dunia tanpa menggunakan regenerator elektris sepanjang 1.141 km dari Moskow sampai St Petersburg.
Baru-baru ini, Huawei mengumumkan prototype produk 100G dan 100GE WDM untuk publik. "Ini menjadikan Huawei yang pertama menguasai teknologi transportasi end-to-end 100GE dan 100G," tutup Chua dalam pernyataannya.
(rou/dwn)