Kepala Humas dan Pusat Informasi Depkominfo Gatot S. Dewa Broto mengatakan, anggota BRTI yang baru nantinya bakal langsung disambut oleh sejumlah PR besar di industri telekomunikasi Indonesia.
Pertama adalah terkait pelaksanaan tender Broadband Wireless Access (BWA) yang pada Desember ini regulasinya sudah harus ditetapkan. "Karena awal entry point untuk menuju tender BWA adalah regulasinya. Ini kerjaannya BRTI dan Depkominfo," ujar Gatot kepada detikINET di sela Rakornas Depkominfo di Hotel Redtop Jakarta, yang berlangsung hingga 4 Desember 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, tugas pokok dan paling berat yang bakal diemban BRTI di periode mendatang menurut Gatot adalah terkait era konsolidasi dan persaingan bisnis yang sudah sangat ketat.
"Tak menutup kemungkinan akan adanya merger. Tak hanya persaingan, tapi penurunan tarif juga harus dicermati," tukasnya.
Gatot memisalkan, kisruh pembakaran spanduk antara Telkomsel dan XL. "Penanganannya harus 'cantik', jangan langsung menegur, biarkan mereka selesaikan dulu di internal perusahaan. Jadi jangan sedikit-sedikit over regulated," pungkasnya.
(ash/fyk)