Pengiriman SMS di AS membludak khususnya sesaat setelah 'anak menteng' ini ditahbiskan menjadi pemimpin negara adidaya tersebut pada 4 November kemarin.
Operator seluler setempat, AT&T melaporkan bahwa jumlah SMS meningkat sekitar 44% sesaat setelah pengumuman. Sayangnya, seperti dikutip detikINET dari Hernando Today, Selasa (11/11/2008), tidak diungkapkan total SMS yang terkirim pada hari itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Baru pertama kali, pengiriman SMS mengalami peningkatan pesat di luar hari libur," sebut artikel di harian tersebut.
Selama pemilihan presiden, AT&T dan sejumlah perusahaan ponsel lainnya mendorong publik agar lebih banyak berdialog tentang politik melalui SMS maupun media berbasis teknologi lainnya.
Belum lama ini, sebuah studi menunjukkan bahwa warga AS lebih banyak menggunakan ponsel untuk berkirim SMS daripada melakukan panggilan telepon.
(rou/rou)