Sebelum merilis T-Remittance, Telkomsel yang cuma memiliki lisensi alat pembayaran menggunakan kartu (APMK) belum bisa memaksimalkan layanan T-Cash untuk jasa pengiriman uang.
"Setelah sukses diuji coba Live Demo di Hongkong April 2008 lalu dan mendapatkan ijin dari Bank Indonesia selaku regulator pada 12 Agustus 2008, hal ini menandai awal dari diversifikasi layanan di mana Telkomsel tidak hanya menghadirkan layanan selular tapi juga layanan transaksi kerjasama dengan perbankan," jelas Dirut Telkomsel, Kiskenda Suriahardja, ketika merilis T-Remittance di Hongkong, Minggu (7/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Telkomsel menjalin kerja sama dengan Bank BNI untuk merancang program mobile wallet dalam memberikan solusi remittance secara mudah dari para tenaga kerja Indonesia di Hong Kong ke Indonesia. Sedangkan di luar negeri, mereka telah bekerja sama dengan operator seluler terkemuka di Hong Kong yaitu CSL dan Shinetown Mobile dalam layanan Simpati Kangen.
Gabungan T-Remittance dan Simpati Kangen, diharapkan dapat menjawab kebutuhan layanan yang katanya ditunggu-tunggu oleh 120.000 masyarakat Indonesia yang bekerja di Hong Kong, di mana rata-rata berpenghasilan sekitar HKD 3.500 per bulan (sekitar Rp 4,2 juta). Hal ini dikarenakan dalam hubungan anggota keluarga lintas negara, kebutuhan komunikasi dan distribusi uang antar mereka menjadi hal utama.
(rou/rou)