"Menurut peraturan pemerintah, akan sulit bagi guru untuk dapat naik pangkat dari golongan IV/A ke IV/B jika tidak mampu membuat karya tulis. Bahkan saat ini sedang digodok di Menpan (Pendayaan Aparatur Negara - red.), kemampuan membuat karya tulis tersebut akan diterapkan dari guru golongan III/B dan III/C," tegas Ihsan.
Untuk itulah maka dalam kesempatan berdiskusi dengan sekitar 50 orang perwakilan KGI dan industri pendukungnya, Ihsan menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya guru, dalam era pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dewasa ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain para guru, turut hadir dalam diskusi ini perwakilan dari Intel Indonesia, Southeast Asian Minister of Education Organization Regional Open Learning Centre (SEAMOLEC), Detik.com dan sejumlah pihak pendukung kegiatan KGI lainnya.
SAGUSALA
Dibahas pula dalam kesempatan ini tentang program SAGUSALA, alias Satu Guru Satu Laptop. Sejumlah enam vendor laptop merek dalam negeri, saat ini tengah terus melakukan penyesuaian kebijakan harga bagi para guru yang tergabung dalam KGI. Diskusi berlangsung sejak pukul 13.00 WIB dan dijadwalkan akan berakhir pada pukul 18.00 WIB.
Intel, berencana mem-bundle laptop yang nantinya masuk dalam program SAGUSALA tersebut dengan konten tentang belajar blog, pengetahuan PC fundamental dan sejumlah buku sekolah elektronik. Untuk pilihan sistem operasinya, nanti akan dibebaskan kepada para guru. "Intel akan memberikan sejumlah skema pengadaan laptop untuk guru, baik terkait spesifikasi teknis maupun model pembayarannya," ujarΒ Arya Sanjaya, Business Development Manager, World Ahead Program, Intel Indonesia.
Esok, Minggu (22/3/2009), di tempat yang sama akan diselenggarakan Seminar Nasional dengan menghadirkan pembicara kunci Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa. Selain itu akan digelar Deklarasi Klub Guru Bandung Raya dan diikuti dengan workshop.pemanfaatan TIK bagi pempelajaran.
Adapun Detik.com, menyampaikan niatnya untuk mendukung kegiatan KGI, khususnya yang terkait dengan pelatihan kompetensi penulisan, nge-blog, pengelolaan media online baik aspek teknis maupun bisnis. "Pastinya, program pelatihan detikcom bagi KGI, guru maupun murid/siswa tersebut adalah tidak dipungut biaya apapun!" ujar Donny B.U., Head of Publisher Group Detik.com.
Keterangan foto: Atas: Sekjen KGI Mohammad Ihsan. Bawah: Peserta Silaturahmi KGI (fta/dbu)