Peneliti LSM Raih Bloggership Pertama di Indonesia

Peneliti LSM Raih Bloggership Pertama di Indonesia

- detikInet
Selasa, 13 Jan 2009 16:35 WIB
Jakarta - Program Bloggership yang diluncurkan pada Pesta Blogger 2008 lalu telah memunculkan pemenang. Ia adalah Anandita Puspitasari, yang merupakan peneliti junior di salah satu LSM.

Dita -- begitu ia disapa -- dengan blognya yang beralamat di www.nonadita.com dianggap panitia seleksi dinamis dan mempunyai visi terdepan.

Sebagai penerima Bloggership, ia pun berhak atas hadiah sebesar Rp 15 juta, smartphone Windows Mobile, serta perjalanan ke 3 propinsi dimana seluruh biaya akan ditanggung Microsoft Indonesia.

Selama 6 bulan ke depan, dalam perjalanan ke berbagai kota tersebut, Dita akan diberi kebebasan untuk mengangkat isu-isu yang berhubungan dengan edukasi, peningkatan SDM serta kontribusi sektor swasta dalam pemberdayaan masyarakat guna membuka kesempatan ekonomi.

Bloggership sendiri merupakan sebuah scholarship khusus bagi para blogger yang pertama kali diluncurkan oleh Microsoft Indonesia. Bloggership diberikan kepada blogger muda berusia 20-35 tahun dan berjangka waktu 6 bulan.

"Ini adalah sebuah amanat, untuk lebih mengoptimalkan sumber daya yang saya miliki supaya bisa memberi manfaat lebih untuk masyarakat. Sedari awal, saya langsung merasa 'klik' dengan tujuan program ini," ujar Dita dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Selasa (13/1/2009).

Hingga penutupan pendaftaran pada 15 Desember 2008 lalu, sebanyak 116 blogger telah mengirimkan aplikasi mereka untuk mengikuti Bloggership. Dita terpilih sebagai pemenang Bloggership setelah menyisihkan 4 orang kandidat lainnya setelah melalui sesi wawancara dengan Microsoft Indonesia dan Bapak Blogger Indonesia Enda Nasution.

Bonnie Mamanua, Business Development Manager Unlimited Potential Group Microsoft Indonesia mengatakan, semua kandidat punya kekuatan masing-masing, dan dari sesi wawancara pun mereka punya passion yang kuat dan perhatian yang fokus pada isu-isu sosial.

"Kepribadian mereka pun sangat beragam. Dita terpilih karena menurut kami ia punya kapasitas yang lebih dalam isu-isu edukasi dan pemberdayaan masyarakat, terutama karena ia sudah beberapa kali mengangkat isu-isu serupa dalam blog-nya dan melakukan beberapa penelitian akan isu-isu tersebut," imbuhnya. (ash/faw)