Pejabat dari Criminal Investigation Bureau Taiwan menyatakan, para tersangka selain mencuri data dari lembaga pemerintah, juga membobol perusahaan telekomunikasi sampai jaringan televisi. Ia menyebutkan bahwa operasi kriminal ini adalah kasus kejahatan cyber terbesar yang terungkap di Taiwan.
Dilansir AFP dan dikutip detikINET, Kamis (28/8/2008), tersangka diduga mencuri 50 juta data personal masyarakat Taiwan. Data orang penting yang berhasil dibobol termasuk informasi mengenai presiden Taiwan, Ma Ying-jeou, dan mantan presiden Chen Shui-bian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka menghadapi ancaman hukuman sampai 5 tahun penjara.
Ingin tahu info seru seputar keamanan internet? Gabung segera di detikINET Forum! (fyk/dwn)