Symantec mengaku celah di Word itu belum sepenuhnya teridentifikasi. Mereka hanya merilis sedikit detail tentangnya dan telah memberitahu Microsoft mengenai temuan ini.
"Menurut analisis awal, beberapa versi Microsoft Office bisa terpengaruh (serangan ini-red)," demikian pernyataan Symantec seperti dikutip detikINET dari PCWorld, Rabu (9/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Symantec sedang menyusun anti virus untuk menangkalnya dan mereka menyarankan agar pengguna tidak membuka dokumen Word yang asing. Microsoft sendiri belum berkomentar tentang kasus ini.
Temuan Symantec tersebut bukan satu-satunya temuan celah baru dalam produk Microsoft. Pasalnya, Microsoft belum lama ini juga mengumumkan sebuah bug ditemukan di program database Acess yang mungkin juga bisa dimanfaatkan penjahat internet.
Ingin tahu info seru soal keamanan komputer? Yuk, gabung di detikINET Forum! (fyk/dwn)