Menyusul gempa tersebut, banyak beredar e-mail berisi permohonan penggalangan dana yang mengatasnamakan korban gempa di China. Biro penyelidikan Amerika Serikat (Federal Beurau of Investigation/FBI) mewanti-wanti agar pengguna internet mewaspadai e-mail seperti itu.
Dilansir Pcworld dan dikutip detikINET, Kamis (22/5/2008), di e-mail tersebut juga ditawarkan perjalanan gratis bagi para pendonor yang memberikan sumbangan paling banyak. Untuk meyakinkan korban, lanjut FBI, diselipkan pula logo palsu salah satu penyedia layanan pembayaran online.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengirim e-mail awalnya mencoba berkenalan dulu, hingga akhirnya merayu calon korban untuk mentrasfer dana. Ini merupakan salah satu email spam klasik tipe 419," ujar Sam Masiello, Direktur Manajemen Ancaman dan Keamanan MX Logic.
Menurut pantauan MX Logic, ada ribuan e-mail spam seperti ini yang beredar setiap jamnya, bahkan ada yang menyisipkan file attachment Word berisi virus.
Ingin berdiskusi tentang kejahatan di dunia maya? Bergabung yuk di detikINET Forum. (dwn/dwn)