Serangan menggila ini pertama kali terdeteksi oleh peneliti dari McAfee. Dalam hitungan jam, perusahaan keamanan ini melacak ada lebih dari 10 ribu halaman dari ratusan situs yang telah terinfeksi. Serangan ini sendiri disinyalir berasal dari China.
Seperti diungkapkan Craig Schmugar, peneliti dari McAfee yang dikutip detikINET dari PCWorld, Jumat (14/3/2008), belum bisa dipastikan dengan pasti berapa jumlah situs yang menjadi korban serbuan ini. Namun, serangan berlangsung begitu cepat dan beraksi secara otomatis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Situs yang telah terinfeksi tersebut sekilas memang tampak normal alias tidak terlihat tanda-tanda telah disusupi, sehingga si pemilik tidak menyadari bahwa ada bahaya mengintai. Padahal sesungguhnya, para cracker telah menambahkan sedikit kode JavaScript.
Jika kode ini berhasil menyusup, maka akan menginstal sebuah password program pencurian pada komputer korban yang tampak seperti password biasa di sejumlah game online. (ash/ash)