Pengembang di balik alat optimasi Windows populer, Wintoys, baru saja membongkar sebuah operasi kejahatan siber canggih. Operasi ini meniru puluhan aplikasi Windows populer melalui situs web duplikat yang dibuat sangat mirip dengan aslinya.
Situs-situs palsu tersebut dilaporkan mendistribusikan malware yang mampu menjebol privasi pengguna, membajak kredensial akun, hingga menguras dompet kripto.
Pengembang dengan nama BogdanX tersebut mengatakan kepada Windows Latest bahwa risetnya bermula setelah ia menemukan situs web palsu yang meniru halaman resmi Wintoys.
Penelusuran terhadap pendaftaran situs tersebut akhirnya mengarah pada 72 situs web penipuan yang dibangun dengan skema serupa. Beberapa di antaranya bahkan secara sengaja menggunakan URL yang nyaris identik dengan domain asli yang mereka tiru.
Modus manipulasi mesin pencari
Skema penipuan yang lebih luas ini sebelumnya juga telah dipetakan secara rinci pada bulan lalu oleh perusahaan keamanan siber Check Point Research. Mereka menemukan bahwa situs-situs palsu ini bekerja keras untuk mendapatkan peringkat tinggi di mesin pencari seperti Google untuk kata kunci pencarian terkait perangkat lunak Windows yang populer.
Setelah mendapatkan kepercayaan dari mesin pencari dan mendatangkan trafik pengunjung, mereka akan mulai menyebarkan malware.
Pada tahap awal beroperasi, situs-situs ini menautkan pengunjung ke tautan unduhan aplikasi yang sah. Namun, begitu situs tersebut mulai populer dan mendapatkan banyak pengunjung, para pelaku diam-diam mengganti tautan asli tersebut dengan tautan penipuan.
Banyak dari domain ini terdaftar di bawah pemilik yang sama dan bahkan mencantumkan referensi sumber hulu asli, seperti repositori GitHub sungguhan, sehingga sangat sulit dibedakan dari proyek sah yang mereka tiru.
Beberapa situs memuat lapisan staging JavaScript via Amazon CloudFront yang mencegat klik pada tombol unduh dan mengalihkan koneksi melalui sistem distribusi lalu lintas atau Traffic Distribution System (TDS). Sistem ini kemudian mengarahkan pengguna ke infrastruktur hosting malware atau sumber yang sah, bergantung pada lokasi, jenis peramban, dan sinyal lainnya dari korban.
Simak Video "Video: Hati-hati! Ini Tandanya Jika Akun Gmail Sudah Diretas"
(asj/afr)