×
Ad

Apple Buru-buru Rilis Update iOS 26.5.2: Ada Ancaman Hacker AI

Anggoro Suryo - detikInet
Selasa, 30 Jun 2026 20:32 WIB
Foto: Spencer Platt/Getty Images
Jakarta -

Raksasa teknologi asal Cupertino, Apple, mengambil langkah tak biasa dengan merilis pembaruan keamanan untuk ekosistem perangkatnya jauh lebih cepat dari jadwal semula. Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya kekhawatiran global terkait potensi alat Kecerdasan Buatan (AI) yang dapat dieksploitasi oleh hacker.

Menyusul siklus pembaruan sebelumnya yang merilis kandidat versi iOS 26.5--lengkap dengan inovasi standar perpesanan seperti implementasi enkripsi end-to-end (E2EE) pada RCS--Apple kini tiba-tiba menggulirkan versi 26.5.2 untuk iOS, iPadOS, dan macOS Tahoe.

Pembaruan ini secara khusus membawa deretan patch keamanan krusial yang awalnya baru direncanakan meluncur pada pembaruan besar versi 26.6.

Apple biasanya menyimpan perbaikan keamanan non-darurat untuk pembaruan versi utama (misalnya dari 26.5 ke 26.6) agar para developer bisa mengujinya terlebih dahulu di versi Beta. Namun, aturan main itu kini berubah drastis karena faktor AI.

Apple menyadari bahwa kecanggihan AI saat ini mampu mempersingkat waktu yang dibutuhkan peretas untuk menemukan dan mengeksploitasi kelemahan sistem perangkat lunak. Oleh karena itu, memperkecil jeda waktu perilisan perbaikan keamanan ke tangan konsumen kini menjadi prioritas mutlak.

Meski terkesan buru-buru, Apple menegaskan bahwa sejauh ini belum ada bukti celah keamanan tersebut telah disusupi atau dieksploitasi secara aktif oleh pihak tak bertanggung jawab.

Efek Domino 'Project Glasswing'

Langkah proaktif Apple ini disinyalir tak lepas dari keterlibatan mereka dalam Project Glasswing. Baru-baru ini, model AI tingkat lanjut "Mythos Preview" besutan Anthropic sukses menemukan lebih dari 10.000 bug pada berbagai perangkat lunak populer global hanya dalam kurun waktu satu bulan.

Meski Apple tidak mengonfirmasi apakah AI Mythos yang mendorong perilisan mendadak versi 26.5.2 ini, pemanfaatan sistem AI canggih untuk memindai kerentanan sistem kini terbukti sangat krusial dalam menentukan arah keamanan siber, demikian dikutip detikINET dari Reuters, Selasa (30/6/2026).



Simak Video "Video: Hati-hati! Hacker Bisa Ambil Data Kamu Lewat Browser AI!"

(asj/asj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork