Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Pemerintah Cina Dalangi 'Pembajakan' Google?

Pemerintah Cina Dalangi 'Pembajakan' Google?


- detikInet

Washington - Mesin cari Internet Google dilaporkan 'dibajak' di Cina. Ketika pengguna ingin mencari informasi di Google, mereka langsung dialihkan ke situs mesin cari milik Cina, Baidu.com. Mesin cari Internet milik Amerika Serikat (AS) lainnya yaitu Yahoo dan MSN Microsoft juga mengalami hal yang sama. Pihak Baidu dituduh melakukannya. Namun spekulasi berkembang bahwa 'pembajakan' ini sebenarnya didalangi pemerintah Cina. Alasannya, Cina marah karena AS memberi penghargaan pada Dalai Lama, pemimpin spiritual Tibet yang dikucilkan Cina karena dianggap pembangkang."Sepertinya Cina marah dengan Amerika sehingga untuk membalasnya, mereka melakukan pengalihan situs mesin cari Amerika ke Baidu," demikian perkiraan analis Danny Sullivan dan Barry Schwartz di situs Search Engine Roundtable, situs yang khusus membahas mesin cari Internet.Dalai Lama menerima penghargaan Congressional Gold Medal, penghargaan sipil tertinggi AS belum lama ini. Presiden AS George Bush yang tampil bersama Dalai Lama pun meminta penindasan agama di Cina segera diakhiri. Barangkali, hal inilah yang membuat 'kuping' pemerintah Cina panas."Sebagian menuduh Baidu pelakunya, namun kami pikir karena pemerintah Cina marah Amerika memberi penghargaan pada Dalai Lama, mereka pun balas dendam dengan cara ini," tambah Sullivan dan Schwartz seperti dikutip detikINET dari AFP, Jumat (19/10/2007)."Baidu tak cukup mampu untuk melakukan 'pembajakan' ini. Pemerintah Cina adalah tersangkanya," demikian tanggapan dari Doug Cavelry di situs Webprones yang juga khusus membahas mesin cari Internet.Google sendiri membenarkan peristiwa 'pembajakan' situsnya di Cina itu. Juru bicara Google menyatakan akan segera memperbaikinya. Sementara pihak Microsoft juga sedang menginvestigasi masalah ini. (fyk/fyk)







Hide Ads