Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Baidu 'Bajak' Google dan Yahoo?

Baidu 'Bajak' Google dan Yahoo?


- detikInet

Jakarta - Situs pencarian Baidu asal Cina diduga melakukan 'pembajakan', dengan melakukan pengalihan kunjungan, terhadap situs pencarian Google dan Yahoo. Anehnya, hal ini juga dialami oleh seorang warga negara Indonesia. Baidu dikenal sebagai situs pencarian informasi paling dominan di Cina daratan. Bahkan, popularitas Baidu belum bisa dikalahkan oleh pemain kawakan seperti Google dan Yahoo. Namun, sebuah insiden menunjukkan bahwa Baidu bukan hanya menjadi besar karena kemampuannya. Baidu diduga melakukan pembajakan akses dari Google dan Yahoo!. Untuk pengguna tertentu, terutama yang berada di Cina, akses ke Google dan Yahoo akan diarahkan ke Baidu. Ini misalnya dilaporkan oleh Reno Peng, seorang pengembang piranti lunak, saat mengakses blogsearch.google.com dari kantornya di Shanghai. Peng mengakses fitur pencarian blog di Google itu melalui penyedia jasa internet China NetCom. Seperti dikutip detikINET dari TechCrunch, Kamis (18/10/2007), belum diketahui apakah 'pembajakan' itu dilakukan secara sengaja atau hanya merupakan kesalahan di China NetCom. Dalam insiden yang berbeda, seorang pembaca detikINET pun mengalami hal serupa. Pembaca dengan nama Hendra Liu itu mengaku mengakses Yahoo dan diarahkan ke Baidu. Namun Hendra tidak menyebutkan di lokasi mana ia mengakses Yahoo maupun penyedia jasa internet yang digunakannya. "Hari ini saya coba search dengan Yahoo kenapa lari ke web search Cina Baidu ya?" ujarnya pada detikINET, Kamis (18/10/2007). Meskipun terdapat laporan akses 'terbajak' di Indonesia, diduga ini merupakan insiden terbatas. Pasalnya, akses ke Yahoo! maupun Google yang dilakukan detikINET tidak mengalami pengalihan. (wsh/wsh)






Hide Ads