Akamai Technologies dan Nvidia memperkenalkan pendekatan baru dalam keamanan siber dengan memindahkan fungsi perlindungan dari software ke hardware. Integrasi Akamai Guardicore Segmentation dengan Nvidia BlueField Data Processing Units (DPU) memungkinkan penerapan Zero Trust langsung di level infrastruktur.
Model ini menyasar lingkungan operational technology (OT) dan industrial control system (ICS) yang selama ini sulit diamankan. Berbeda dengan sistem IT modern, banyak perangkat industri seperti pengontrol instalasi air, jaringan listrik, atau mesin pabrik tidak dirancang untuk menjalankan software agent tambahan. Pemasangan software keamanan justru berisiko mengganggu performa atau menghentikan operasional.
Dengan pendekatan baru ini, proses segmentasi dan pemantauan keamanan dialihkan ke DPU, bukan lagi berjalan di CPU utama. Artinya, sistem inti tetap fokus menjalankan beban komputasi tanpa tambahan overhead dari software keamanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa pun yang Anda jalankan, instalasi pengolahan air atau kluster komputasi berperforma tinggi, prioritas Anda adalah memastikan sistem tetap berjalan pada performa maksimal. Anda tidak bisa membiarkan software keamanan menurunkan performa," kata Ofer Wolf, Senior Vice President Enterprise Security di Akamai. "Dengan mengalihkan fungsi segmentasi dan observabilitas ke DPU, kami memberi kemampuan kepada berbagai organisasi untuk menghentikan serangan secara langsung sekaligus memaksimalkan kemampuan CPU."
Selain segmentasi, solusi ini juga mendeteksi anomali jaringan dan indikasi penyusupan secara real time. Jika terjadi kompromi, isolasi dapat dilakukan di level hardware untuk mencegah penyebaran ancaman lebih luas.
Kevin Deierling, Senior Vice President Networking di Nvidia, menegaskan bahwa keamanan tidak boleh mengorbankan uptime. "Berbagai organisasi dapat menerapkan Zero Trust pada lapisan infrastruktur, sehingga operasional paling sensitif dapat terlindungi tanpa mengorbankan stabilitas sistem maupun performa produksi," ujarnya.
Pendekatan ini menandai pergeseran arsitektur keamanan enterprise, dari perlindungan berbasis software menuju proteksi terintegrasi langsung di lapisan hardware.
(asj/asj)

