×
Ad

Gara-gara Fitur AI, Microsoft Notepad Malah Jadi Berbahaya

Anggoro Suryo - detikInet
Jumat, 13 Feb 2026 07:15 WIB
Gara-gara Fitur AI, Microsoft Notepad Malah Jadi Berbahaya Foto: Dok. Microsoft
Jakarta -

Penambahan fitur kecerdasan buatan (AI) di aplikasi Notepad yang ada di dalam Windows 11 malah menimbulkan masalah keamanan.

Microsoft merilis pembaruan Patch Tuesday terbaru pekan ini dengan total 59 hotfix untuk Windows, Microsoft Office, Azure, dan komponen inti sistem. Update ini mencakup perbaikan enam celah keamanan yang sudah dieksploitasi aktif di dunia nyata, serta tiga kerentanan zero-day yang sebelumnya telah dipublikasikan.

Menurut catatan rilis Microsoft, patch kali ini menutup 25 celah peningkatan hak akses (elevation of privilege), 12 kerentanan eksekusi kode jarak jauh (remote code execution), tiga celah denial of service, lima bypass fitur keamanan, enam kebocoran informasi, serta tujuh celah spoofing. Enam kerentanan diklasifikasikan "Critical", sementara sisanya diberi label "Severe".

Salah satu aplikasi bawaan Windows yang ikut menerima perbaikan adalah Notepad, yang belakangan mendapat sejumlah fitur berbasis AI. Celah yang dilacak sebagai CVE-2026-20841 ini merupakan kerentanan remote code execution akibat improper neutralization pada elemen khusus dalam perintah.

Microsoft menjelaskan, penyerang dapat memanfaatkan celah command injection ini dengan menipu pengguna agar mengklik tautan berbahaya di dalam file Markdown yang dibuka lewat Notepad. Jika berhasil, program bisa meluncurkan protokol yang tidak terverifikasi dan berpotensi memuat file jarak jauh yang mengandung malware, memberi penyerang akses dengan izin yang sama seperti pengguna.

Kerentanan ini diberi rating "Important" dan tidak dipublikasikan sebelum patch dirilis. Microsoft juga menyebut belum ada bukti eksploitasi aktif, namun tetap menganjurkan pengguna segera memasang pembaruan untuk mencegah penyalahgunaan.

Temuan zero-day di Notepad ini kembali memicu perdebatan soal kebutuhan fitur AI di setiap aplikasi Windows. Sejumlah pengguna dan pakar keamanan siber mempertanyakan mengapa editor teks sederhana perlu konektivitas jaringan, sementara yang lain menilai penambahan AI justru membuat Notepad lebih berat dan lambat.

Selain Notepad, aplikasi bawaan lain seperti Paint, Photos, dan Snipping Tool juga mulai mendapat pembaruan berbasis AI. Beberapa fitur seperti generative erase di Photos dinilai bermanfaat, namun kritik muncul karena sebagian pengguna menganggap pembaruan ini menambah bloat dan mengganggu produktivitas.

Microsoft menegaskan pembaruan keamanan tetap menjadi prioritas, terutama di tengah meningkatnya eksploitasi celah pada perangkat Windows, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Jumat (13/2/2026).



Simak Video "Video: Hati-hati! Ini Tandanya Jika Akun Gmail Sudah Diretas"

(asj/afr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork