Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Virus & Malware
Windows Powershell Microsoft Diincar Virus
Virus & Malware

Windows Powershell Microsoft Diincar Virus


- detikInet

Jakarta - Sebuah virus baru lagi-lagi mengincar aplikasi milik Microsoft. Virus ini membidik teknologi Windows Powershell Microsoft, sebelumnya dikenal dengan Microsoft Shell atau MSH (bernama kode Monad).Untungnya, virus ini masih berupa bukti konsep (proof of concept). Demikian sebuah grup pembuat virus asal Austria menjelaskan, sekaligus yang menerbitkan proof of concept.Adalah worm MSH/Cibyz, konon tidak mengeksploitasi keringkihan di scripting tool tersebut. Namun worm ini mirip dengan virus batch-type yang ditulis dengan bahasa Javascript atau Visual Basic (VB), yang mampu memerintah sistem untuk menginstal malware jika korban mengeksekusi script tersebut."Tak ada tipe file khusus yang bersifat aman. Selalu ada potensi keringkihan yang dieksploitasi pada aplikasi software apapun," tutur Allysa Myers, Virus-Research Engineer McAfee kepada vnunet, yang dikutip detikINET Selasa (01/08/2006).Dijelaskan lagi, ancaman terhadap Powershell kian besar karena umumnya perusahaan tidak memblokir script Powershell mereka di jaringan.Tentang Windows PowershellWindows Powershell merupakan sebuah tool command-line shell. Lewat tool ini, para administrator TI (Teknologi Informasi) bisa mengelola sebuah sistem. Tool ini mirip dengan command shell di Unix, Linux dan OS X.Powershell rencananya baru akan meluncur di kuartal empat tahun ini. Semula dijadwalkan untuk disertakan di Vista, kini PowerShell akan dikapalkan di versi terbaru Exchange and Microsoft Operations Manager.Tahun lalu, vendor keamanan F-Secure juga melihat adanya bukti konsep virus yang merujuk PowerShell. Virus tersebut dijuluki Damon. F-Secure menyebut virus ini sebagai virus pertama di dunia untuk Vista.Lebih lanjut disebutkan, pembuat virus Damon sama dengan pembuat virus Cibyz. "Virus ini bahkan lebih canggih. Virus tersebut mampu beroperasi di sistem operasi yang lebih lawas, tak hanya di Windows Vista beta saja," ujar Muers lagi.Virus tersebut, menurutnya, juga mampu berubah setiap kali menginfeksi file. Sampai berita ini diturunkan, Microsoft masih enggan berkomentar perihal i>proof of concept virus yang mengincar Powershell miliknya. (dwn) (dewidya/)





Hide Ads