Duh! Challenge TikTok Dipakai Hacker Sebarkan Malware Berbahaya

Duh! Challenge TikTok Dipakai Hacker Sebarkan Malware Berbahaya

ADVERTISEMENT

Duh! Challenge TikTok Dipakai Hacker Sebarkan Malware Berbahaya

Virgina Maulita Putri - detikInet
Minggu, 04 Des 2022 08:02 WIB
Tyumen, Russia - January 21, 2020: TikTok and Facebook application  on screen Apple iPhone XR
Duh! Challenge TikTok Dipakai Hacker Sebarkan Malware Berbahaya Foto: iStock
Jakarta -

Jangan asal ikutan challenge TikTok jika tidak ingin jadi korban serangan siber. Seperti "Invisible Challenge" yang ramai di TikTok dan dipakai hacker untuk menyebarkan malware berbahaya.

Invisible Challenge sendiri merupakan tantangan yang sedang trending di TikTok. Challenge ini mengajak pengguna untuk berpose telanjang atau hampir telanjang dan menggunakan filter "Invisible Body" untuk menggantikan tubuhnya dengan background blur.

Menurut laporan perusahaan keamanan siber Checkmarx hacker memanfaatkan penonton yang penasaran dengan wujud asli TikToker di video itu dengan menawarkan aplikasi yang bisa menghapus filter tersebut dan memperlihatkan tubuh asli di baliknya.

Namun, saat diunduh ternyata aplikasi unfilter itu justru membawa malware berbahaya yang bisa mencuri akun Discord, kartu kredit, dompet kripto, dan informasi pribadi lainnya.

"Dengan menawarkan alat yang berpotensi 'menghapus filter' efek tersebut, penjahat siber menyasar rasa ingin tahu, ketakutan, dan bahkan sisi jahat orang-orang untuk mengunduhnya," kata CEO dan co-founder Cybersmart Jamie Akhtar dalam wawancara dengan Forbes, seperti dikutip detikINET, Minggu (4/12/2022).

"Tentu saja, pada saat itu, mereka akan mengetahui bahwa klaim penjahat siber itu palsu dan malware sudah diinstal," sambungngnya.

Checkmarx melaporkan hacker juga mengunggah videonya sendiri untuk mempromosikan aplikasi yang diklaim bisa menghapus filter "Invisible Body". Video tersebut berisi link ke server Discord bernama "Space Unfilter" untuk mengunduh aplikasi penghilang filter tersebut.

Pengguna yang mengunduh aplikasi tersebut malah menginstal malware "WASP Stealer (Discord Token Grabber)", yang digunakan untuk mencuri detail akun Dicsord, kartu kredit yang tersimpan, password, dompet kripto, dan file komputer lainnya.

Checkmarx memperkirakan ada lebih dari 300.000 pengguna yang bergabung dalam server Discord tersebut sebelum dihapus. Invisible Challenge sendiri masih tetap ramai di TikTok, dengan tagar #invisiblefilter memiliki lebih dari 27 juta view.



Simak Video "TikTok Digugat Gegara Blackout Challenge Makan Korban Jiwa"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/vmp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT