Waspada! Ini Bahaya Wi-Fi Publik yang Harus Anda Ketahui

ADVERTISEMENT

Waspada! Ini Bahaya Wi-Fi Publik yang Harus Anda Ketahui

Atta Kharisma - detikInet
Senin, 19 Sep 2022 09:25 WIB
Ilustrasi WiFi Publik
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Adanya WiFi publik memberikan kemudahan bagi setiap orang untuk mendapatkan akses internet di tempat-tempat umum, terutama mereka yang harus bekerja secara remote. WiFi publik ini bisa ditemukan di berbagai tempat seperti café hingga fasilitas umum seperti bandara maupun stasiun.

Namun di balik kemudahan yang ditawarkan, WiFi publik juga memiliki bahaya yang tersembunyi. Pasalnya, WiFi publik disebut-sebut dapat mengekspos pengguna pada potensi risiko keamanan, terutama di situs yang gratis.

Lantas, bahaya seperti apa yang mungkin muncul saat menggunakan WiFi publik? Dilansir dari berbagai sumber, berikut ulasannya.

Hotspots Palsu & Serangan 'Man-in-Middle'

Salah satu hal yang perlu diwaspadai ketika menggunakan WiFi publik adalah hotspot palsu yang diciptakan oleh para hacker. Dilansir dari RD.com, hotspot palsu ini nantinya menciptakan access point yang mencegat arus data WiFi, sehingga memungkinkan hacker mengamati aktivitas penggunanya.

Hotspot palsu ini juga membuka risiko terhadap serangan 'man-in-middle'. Ketika kamu membuka situs tertentu, seperti perbankan misalnya, hotspot palsu tersebut akan meredirect kamu ke situs serupa tapi dengan tingkat keamanan yang rendah. Sehingga saat kamu menginput informasi seperti nomor kartu kredit, password dan alamat e-mail hacker dapat mengetahui dan mencuri informasi tersebut.

Serangan 'Evil Twin'

Mirip dengan 'Man-in-Middle', serangan 'Evil twin' adalah di mana hacker menciptakan network serupa dengan yang biasa digunakan pengguna. Harapannya, pengguna secara tidak sengaja terhubung dengan network tersebut sehingga hacker bisa melakukan phising dan mengecoh pengguna untuk memberikan informasi pribadinya.

Jaringan yang Tidak Terenkripsi

Meski kamu terhubung via HTTPS ke situs resmi menggunakan jaringan yang valid, hacker masih bisa memantau browsing history kamu loh. Ini karena domain name system (DNS) yang digunakan tidak terenkripsi dengan baik. Hal ini lumrah terjadi pada WiFi publik.

Akibatnya, meski tidak dapat melihat laman spesifik dan informasi yang diinput, hacker masih bisa mengetahui situs-situs apa saja yang sudah kamu kunjungi.

Kendati ada banyak risikonya, bukan berarti kamu harus benar-benar meniadakan penggunaan WiFi publik. Risiko-risiko tersebut dapat diantisipasi dengan menggunakan berbagai metode seperti VPN, mengupdate software, autentikasi 2 arah hingga menggunakan smartphone sebagai hotspot.

Tentunya akan lebih aman bila kamu menggunakan smartphone dari OPPO yang sudah dibekali dengan sistem ColorOS. Sistem ini memiliki beberapa fitur yang mampu melindungi aktivitas pengguna saat menggunakan WiFi publik.

OPPO Reno8 5GFoto: OPPO

Pertama ada Nearby WiFi. Fitur ini membuat pengguna dapat menikmati WiFi publik dengan aman. Pasalnya, fitur ini mampu menyembunyikan informasi dan lokasi pengguna sehingga tidak dapat dilihat oleh hacker atau pengguna lain saat terhubung dengan koneksi WiFi di fasilitas umum.

Pernah tidak kamu merasa ragu saat aplikasi menanyakan informasi lokasi kamu? Melalui fitur Approximate Location Sharing, smartphone OPPO akan meningkatkan privasi kamu dengan tidak membagikan lokasi secara akurat dan hanya memberikan lokasi perkiraan.

Jadi, ketika sebuah aplikasi meminta izin lokasi kamu, fitur Approximate Location Sharing hanya akan memberikan perkiraan tanpa membocorkan lokasi persis kamu. Fitur ini sangat berguna untuk aplikasi cuaca atau aplikasi lain yang kurang kamu percayai.

Untuk melindungi privasi dan informasi kamu agar tidak terlihat dan digunakan sembarang orang, OPPO telah menyematkan indikator Mikrofon dan Kamera pada ColorOS yang memberikan perlindungan privasi tingkat tinggi dan mencegah aplikasi asing untuk melihat atau mendengarkan percakapan tanpa persetujuan pengguna.

OPPO Reno8 5GFoto: OPPO

Contohnya ketika menggunakan aplikasi yang meminta izin akses kamera atau mikrofon di background. Pengguna nantinya akan melihat ikon pada status bar di smartphone dan memblokir izin aplikasi tanpa harus masuk ke Pengaturan serta mengnonaktifkannya di Control Center untuk mencegah izin penggunaan mikrofon dan kamera guna menghentikan kebocoran privasi pengguna.



Simak Video "Ini Alasan Konsumen Incar Oppo Reno8 5G"
[Gambas:Video 20detik]
(fhs/fhs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT