Soal Ganti Nomor AS, Menkominfo Minta Tidak Diributkan

ADVERTISEMENT

Soal Ganti Nomor AS, Menkominfo Minta Tidak Diributkan

Agus Tri Haryanto - detikInet
Jumat, 16 Sep 2022 16:49 WIB
Menkominfo Johnny G Plate
Soal ganti nomor AS, Menkominfo minta tak usah ribut (Foto: Agus Tri Haryanto/DetikINET)
Jakarta -

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate blak-blakan soal ganti nomor provider jadi menggunakan operator seluler Amerika Serikat (AS). Pergantian nomor itu seiring data nomor telepon Menkominfo tersebar luas di media sosial.

"Nah, ini yang mesti saya kasih tahu, nomor saya nomor (provider) Indonesia," ujar Johnny ditemui di rumah dinas Menkominfo, Kebayoran, Jakarta, Jumat (16/9/2022).

Menkominfo mengungkapkan agar persoalan ia pakai provider asal negeri Paman Sam tidak diributkan, karena itu dinilai lumrah terjadi masyarakat.

"Mengganti nomor, yang segitu banyaknya orang mengganti nomor kan tidak diributkan, kira-kira begitu," ucapnya.

Ia kemudian menyinggung soal nomor telepon yang digunakannya untuk layanan pesan instan WhatsApp, ada untuk urusan pribadi dan urusan pekerjaan. Untuk urusan pekerjaan sebagai menteri, dia memakai nomor Indonesia.

"Saya tetap menggunakan nomor Indonesia untuk keperluan pekerjaan, tetapi karena ada serangan siber terhadap nomor Indonesia tertentu, maka untuk sementara waktu diamankan," tutur dia.

Menkominfo menegaskan dirinya tetap memakai SIM card Indonesia untuk keperluan tugas sebagai menteri. Menurut dia urusan nomor telepon ini bercampur aduk dan banyak pernyataan bias dan menurutnya membingungkan masyarakat.

"Sekali lagi saya mempunyai beberapa WhatsApp grup yang terbagi dua bentuk, yang satu WhatsApp bisnis ya itu nomor Indonesia ya, supaya jelas," tutup Menkominfo.

Sebelumnya, Bjorka pada Senin (12/9) mengungkap bahwa Menkominfo Johnny G Plate ganti nomor telepon ke nomor telepon Amerika. Bjorka lantas mengejeknya.

"Kenapa Anda ganti nomor telepon ke nomor telepon AS pak @PlateJohnny? Apa betul nomor Indonesia tidak aman lagi digunakan," sindir Bjorka.

Akibat hal itu, anggota Komisi I DPR RI Fadli Zon mengkritiknya. Hal itu menurutnya pemerintah sendiri tidak mempercayai keamanan data di Indonesia.

"Kan artinya tidak ada kepercayaan juga. Kalau kita pakai +62 kan ini kalau Kominfo saja pakai nomor Amerika, bagaimana rakyat? Kan tidak ada kepercayaan terhadap nomor kita yang ada di dalam negeri," tambahnya.



Simak Video "Kata Menkominfo soal Rencana Bakal Dicopot oleh Presiden"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT