Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Virus & Malware
'Artika Sari Devi', Puteri Indonesia Penginfeksi Komputer
Virus & Malware

'Artika Sari Devi', Puteri Indonesia Penginfeksi Komputer


- detikInet

Jakarta - Artika Sari Devi, Puteri Indonesia 2004 kini melenggang di jaringan komputer. Waspadalah, ternyata ada virus komputer yang menyamar sebagai sang puteri.Riani Jangkaru, Siti Nurhaliza dan Asti Ananta adalah sejumlah pesohor yang namanya 'dipinjam' oleh pembuat virus lokal. Hasilnya, berturut-turut berupa virus Riani_Jangkaru (W32/Tabaru), W32/Runitis dan W32/Astanta.A.Kini, seperti disampaikan perusahaan antivirus PT Vaksincom, giliran nama Artika Sari Devi yang dipakai sebagai pemikat korban virus.Rekayasa sosial yang jitu memang jadi salah satu kunci keberhasilan penyebaran virus. Taktik memakai nama orang-orang terkenal, tampaknya jadi kegemaran para pembuat virus. Hal itu masuk akal, karena cara tersebut mudah menarik perhatian. Sehingga mereka yang awam terhadap virus komputer, akan mudah terjebak menjalankan file bervirus yang disuguhkan. Terlebih para pembuat virus menyertakan ikon yang dimodifikasi, yang menyembunyikan tipe file sebenarnya. Virus yang ada dalam file aplikasi, jadi tampak seperti sebuah lampiran gambar.Virus ArtikaDengan Norman Virus Control, virus Artika Sari Devi terdeteksi sebagai virus si "muka keren", yaitu W32/FaceCool.C.FaceCool akan menyamar menggunakan ikon JPG dan dibubuhi nama "Artika Sari". File bervirus memakai nama Artika sari.exe atau Artika Sari Devi.Scr.Tidak seperti virus lokal sebelumnya yang biasanya menggunakan bahasa Visual Basic, Vaksincom mengatakan virus ini menggunakan Bahasa C++. Ukurannya pun dibuat cukup kecil yaitu 48 KB, sehingga memudahkan penyebaran.Begitu file tersebut dijalankan, virus akan membuat file induk supaya ikut dijalankan pertama kali setiap kali komputer dinyalakan. Virus ini juga akan membuat beberapa string pada registry editor, agar dapat langsung aktif setiap kali komputer dinyalakan.Bahkan ada penambahan string yang menyebabkan tulisan AM atau PM pada jam (pojok kanan bawah komputer) berubah penjadi C++. Vaksincom menilai virus ini relatif mudah dibersihkan karena hanya aktif pada mode "Normal". Meski begitu, perusahaan antivirus ini mengimbau para pengguna komputer untuk tetap waspada, mengingat virus ini sudah menginfeksi cukup banyak komputer."Sekitar seratusan komputer sudah terinfeksi oleh virus ini," kata Alfons Tanujaya, analis virus PT Vaksincom, saat dihubungi detikINET, Kamis (29/6/2006).Keterangan fotoDari atas ke bawah: Artika Sari Devi (sumber: AFP), screencapture deteksi virus Artika Sari Dewi oleh Norman, screencapture file virus, screencapture hasil modifikasi petunjuk jam. (ketepi/)





Hide Ads