Kartu SIM Tidak Ada Jaringan? Jangan-jangan Dikloning

Kartu SIM Tidak Ada Jaringan? Jangan-jangan Dikloning

Aisyah Kamaliah - detikInet
Selasa, 29 Mar 2022 17:20 WIB
Darkweb, darknet and hacking concept. Hacker with cellphone. Man using dark web with smartphone. Mobile phone fraud, online scam and cyber security threat. Scammer using stolen cell. AR data code.
Foto: Getty Images/iStockphoto/Tero Vesalainen
Jakarta -

Sudah berhari-hari HP tidak ada jaringan? Padahal sudah dicek semuanya tidak ada masalah. Kira-kira apa yang menjadi penyebab simcard tidak mendapatkan jaringan?

Sebenarnya banyak faktor, ada kemungkinan kartu SIM rusak karena pemakaian HP yang sering panas. Tapi ada juga posibilitas Simcard sudah dikloning oleh orang lain.

Ada tiga metode untuk kloning yaitu AMPS, CDMA dan GSM. Menurut Techlicious, metode paling populer adalah yang terakhir. Kloning GSM dilakukan dengan cara menyalin nomor IMEI HP seseorang. IMEI adalah nomor unik yang jadi pengenal sebuah smartphone.

Selain IMEI, ada juga skema kloning GSM dengan kloning kartu SIM. Biasanya, metode ini dilakukan secara langsung dengan menghubungkan simcard dengan card reader yang kemudian disalin ke komputer. Bisa dibilang, yang melakukan ini sudah pasti orang terdekat yang kerap memiliki kesempatan.

Berikut ini adalah tanda Simcard sudah dikloning orang selain tidak adanya jaringan:

1. Tidak ada SMS atau telepon

Nomor telepon sudah pasti hanya bisa dipakai oleh satu SIM. Jadi, kalau simcard sudah dikloning, kamu tidak akan mendapatkan SMS atau telepon. Cek saja dengan mengirim SMS ke nomor tersebut.

2. Menerima SMS dari nomor tak dikenal

Tapi bisa juga kamu masih menerima SMS, akan tetapi ada nomor-nomor tak dikenal yang mengirimkannya. Ada juga jejak telepon dengan nomor internasional dengan biaya yang dibebankan kepada kamu.

3. Pesan minta restart HP

Dengan restart HP, orang tersebut bisa memanfaatkan waktu untuk mencuri detail SIM selain HP sedang tidak dinyalakan.

4. Lokasi berbeda

Kamu ada di Jakarta, tetapi dengan aplikasi Find My Device atau Find My iPhone, perangkat justru ditemukan di daerah berbeda seperti Surabaya atau malah luar negeri. Terlebih jika ditemukan perangkat lain yang tidak dikenal. Waduh, bisa jadi itu perangkat dari hasil kloningan HP.

5. Tidak bisa pakai aplikasi

Sudah banyak two-factor authentication (TFA) untuk mengamankan akun penggunanya. Ini bagus karena bisa memperkuat perlindungan kita. Kode TFA biasanya dikirimkan lewat SMS untuk memastikan bahwa yang mencoba login ke akun benar-benar pemilik akun.

Tapi kalau HP atau kartu SIM kamu sudah dikloning, hacker atau orang tidak bertanggung jawab bisa mendapatkan kode verifikasi tersebut. Orang itu dapat menggunakannya untuk mengakses akun kamu.



Simak Video "Aktifkan 5G Tidak Perlu Ganti Kartu, Asalkan..."
[Gambas:Video 20detik]
(ask/ask)