Kisah Seorang Hacker yang Nekat Serang Korut Seorang Diri

Kisah Seorang Hacker yang Nekat Serang Korut Seorang Diri

ADVERTISEMENT

Kisah Seorang Hacker yang Nekat Serang Korut Seorang Diri

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Jumat, 04 Feb 2022 09:57 WIB
People watch a TV screen showing a news program reporting about North Koreas missile launch with a file image, at a train station in Seoul, South Korea, Friday, Jan. 14, 2022. North Korea on Friday fired two short-range ballistic missiles in its third weapons launch this month, officials in South Korea said, in an apparent reprisal for fresh sanctions imposed by the Biden administration for its continuing test launches. (AP Photo/Lee Jin-man)
Foto: AP Photo/Lee Jin-man
Jakarta -

Selama dua minggu ke belakang, sejumlah website di Korea Utara mengalami gangguan. Dari mulai situs maskapai penerbangan Air Koryo sampai Naenara, situs pemerintahan Kim Jong-un.

Setidaknya ada satu router utama yang menjadi pintu untuk mengakses jaringan internet di Korut yang lumpuh, yang membuat sambungan internet Korut ke negara lain terputus, demikian dikutip detikINET dari Wired, Jumat (4/2/2022).

Beberapa pengamat Korut menyatakan kalau hal ini mungkin terjadi karena hacker pemerintahan lain yang mengusik jaringan Korut, setelah negara tersebut melakukan sejumlah pengujian penembakan misil.

Namun investigasi Wired menemukan kalau gangguan internet di Korut itu bukanlah kelakukan dari hacker pemerintah negara lain, misalnya US Cyber Command. Penyebab gangguan itu adalah seorang hacker, iya, satu orang, yang menyebut namanya P4x, yang melakukan aksinya itu dari dalam rumahnya.

Apa yang mendasari P4x untuk melakukan serangan siber itu? Dendam. Ya, dendam terhadap pemerintah Korut yang kurang lebih setahun lalu meretas sejumlah peneliti keamanan dari berbagai negara. P4x adalah salah satu korban peretasan itu.

Dalam peretasan tersebut, hacker Korut bertujuan mencuri alat-alat yang dipakai untuk meretas dan mencuri informasi mengenai daftar celah keamanan yang ada pada berbagai software.

P4x mengklaim kalau ia sukses menghalau hacker Korut itu dan tak ada apa pun yang bisa dicuri darinya. Namun tetap saja ia merasa kesal karena menjadi sasaran peretasan, ditambah lagi menurutnya tak ada langkah yang jelas dari pemerintah AS untuk menanggapi serangan tersebut.

Setahun memendam dendam, P4x akhirnya bertindak sendiri untuk membalaskan dendamnya itu.

"Saya merasa ini adalah hal yang tepat. Jika mereka menganggap kita tidak bertaring, mereka akan terus datang (menyerang)," jelas P4x sembari memamerkan tampilan layarnya saat meretas jaringan internet Korut.

"Saya ingin mereka mengerti jika kamu datang lagi, artinya beberapa infrastruktur anda akan rusak untuk beberapa waktu," ujarnya.

Halaman selanjutnya: Cara PAx menyerang Korut >>>

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT