Data Bank Indonesia Bocor, Harus Jadi Perhatian Serius!

Data Bank Indonesia Bocor, Harus Jadi Perhatian Serius!

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 20 Jan 2022 16:58 WIB
Spyware
Data Bank Indonesia bocor. Foto: dok ITPro
Jakarta -

Data Bank Indonesia diduga bocor diretas oleh geng ransomware Conti. Informasi ini bersumber dari akun Twitter Dark Tracer. Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, menilai peristiwa ini perlu menjadi perhatian serius karena yang diincar adalah bank sentral yaitu Bank Indonesia.

"Institusi sekelas bank sentral yang berhasil dibobol, itu perlu menjadi perhatian serius. Sebaiknya di-forensik dengan serius untuk ditemukan penyebab masalahnya," katanya saat dihubungi oleh detikINET.

Mengenai penyebab kebobolan, menurut Alfons ada kemungkinan berasal dari celah keamanan Log4j di mana celah keamanan ini merupakan salah satu yang paling masif dan sangat susah untuk ditambal, karena penggunaannya sangat meluas.

Celah pada software Log4j disebut sebagai momok baru bagi keamanan siber dunia. Software ini digunakan cukup luas, bahkan oleh perusahaan teknologi besar seperti Apple, Google, dan Amazon. Pemanfaatan bug Log4j membuat peretas dapat mengambil alih sistem secara penuh.

"Library Log4j itu digunakan oleh banyak sekali aplikasi dan sangat susah ditambal," kata Alfons.

Dengan adanya kebobolan data yang dialami oleh Bank Indonesia ini, Alfons pun berharap datanya di-backup pada media terpisah sehingga bisa dipulihkan dan tidak mengganggu operasionalnya.

"Kalau sudah backup dan pisahkan dari jaringan, jadi operasional aman dari ancaman ransomware, sambil cari tahu dari mana masuknya dan segera tutup," jelas Alfons.

Alfons juga mencurigai bahwa data yang dienkripsi tadi, sebelum dienkripsi sudah diunduh semuanya oleh penyebar ransomware Conti.

"Mereka berjaga-jaga kalau institusinya tidak mau bayar ransomwarenya maka datanya akan disebarkan atau dibagikan secara gratis. Ini sudah dialami oleh banyak institusi dan enterprise Indonesia," cetus Alfons.



Simak Video "Kantor Perwakilan BI Yogyakarta Siapkan Tukar Uang Sejumlah Rp 4.255 T"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)