Anti-Drama! Ini 4 Cara Aman Saat Transaksi Pembayaran Digital

Anti-Drama! Ini 4 Cara Aman Saat Transaksi Pembayaran Digital

Nada Zeitalini Arani - detikInet
Senin, 13 Des 2021 21:15 WIB
Ilustrasi pembayaran digital
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Transaksi dan sistem pembayaran digital sudah lumrah dipakai masyarakat saat ini. Hal ini juga mendorong masyarakat mengganti kebiasaan sistem pembayaran konvensional yang menjadi serba digital.

Namun, adanya beberapa kendala 'kecil' dan 'mudah diselesaikan' seringkali membuat masyarakat ingin kembali menggunakan pembayaran konvensional. Misalnya sinyal yang kurang memadai hingga aplikasi yang belum di-update.

Padahal hal tersebut bisa diatasi sesegera mungkin. Hal ini juga yang membuat mengapa pembayaran digital lebih mudah dan nyaman dibanding cara konvensional, termasuk dalam mengatasi kendalanya.


Selain itu, dilansir dari berbagai sumber, agar transaksi digital lebih aman dan nyaman, kamu bisa memperhatikan hal berikut.

1. Jaringan Sinyal yang Bagus

Memiliki jaringan sinyal yang bagus tentu mendukung pembayaran digital. Sinyal yang buruk bisa menghambat proses pembayaran dan transaksi. Nah, untuk menghindari kecemasan gagal transaksi sebaiknya perhatikan jaringan sinyal saat hendak melakukan transaksi pembayaran digital.

2. Update Aplikasi

Selain gangguan jaringan sinyal, gangguan sistem dari aplikasi itu sendiri kerap terjadi. Hal ini biasanya dikarenakan aplikasi pembayaran digital yang digunakan belum ter-update ke versi terbaru.

Seiring mengedepankan pelayanan yang lebih baik, penyedia aplikasi tentu sering melakukan update pada sistem aplikasinya. Untuk itu, pengguna perlu rutin melakukan update aplikasi pembayaran digital lebih aman dan nyaman.

3. Teliti Saat Bertransaksi

Solusi ketiga #BebasDrama dan repot menggunakan aplikasi pembayaran digital adalah ketelitian saat melakukan transaksi. Sebagai pengguna, kamu perlu teliti saat hendak melakukan berbagai transaksi digital, misalnya saat akan top-up saldo, melakukan pembayaran dan lainnya.

Caranya bisa dengan melihat kembali kode dan nomor telepon sebelum mengisi saldo, kemudian juga mengecek kembali nama dan jumlah nominal saat hendak melakukan pembayaran.

4. Jaga Privasi

Data pribadi merupakan poin penting dalam menjaga keamanan saat bertransaksi di dunia digital. Caranya, kamu bisa mengaktifkan two way authentication hingga tidak memberikan password dan kode OTP ke orang lain.

DANAFoto: dok. DANA

Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan agar transaksi atau melakukan pembayaran digital jadi lebih #BebasDrama. Jika menemukan kendala, kamu tidak perlu panik, karena setiap penyedia jasa atau aplikasi pembayaran digital biasanya memiliki fitur aduan pengguna.

Misalnya dompet digital DANA yang kini memiliki fitur Pusat Resolusi dan Bantuan. Lewat fitur ini, pengguna bisa langsung mengecek status pengaduan/kendala yang dihadapi. Hal ini akan membuat pengguna lebih tenang dan lebih nyaman menggunakan aplikasi pembayaran digital.

Contohnya, ketika status Kirim Uangmu pending, maka cukup lakukan langkah-langkah mudah. Kamu cukup tap riwayat di beranda DANA, kemudian pilih menu berlangsung dan tap lihat detail. Di sana kamu bisa melihat status kirim uang dan melakukan tracking progress pengiriman uangmu. Saat proses kirim uang telah berhasil, kamu juga akan mendapat notifikasi dari DANA. Tak perlu khawatir gagal kirim uang, karena DANA menjamin 100% uang kembali sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Untuk keluhan-keluhan lainnya, kamu juga masih bisa menggunakan fitur Pusat Resolusi dan Bantuan DANA ini. Caranya tap di beranda DANA dan pilih Pusat Resolusi. kemudian tap Lapor masalah transaksi & pilih salah satu riwayat transaksi yang akan dilaporkan. Kemudian tap Get Help di halaman transaksi tersebut, pilih Jenis Masalah, masukan detail masalahnya & tap Kirim. Laporan pengguna sudah diterima oleh pihak DANA, untuk memantau laporan hanya perlu tap Berlangsung di halaman awal Pusat Resolusi saja.

Yuk tunggu apa lagi? Download & pakai aplikasi DANA sekarang biar kamu #BebasCemas saat melakukan transaksi keuangan.



Simak Video "Sederet Hasil Rp 400 Triliun Dana Desa yang Disebar Jokowi"
[Gambas:Video 20detik]
(ads/ads)