Hadiah Rp 143 Miliar Bagi yang Kasih Info Soal Hacker Ini

Hadiah Rp 143 Miliar Bagi yang Kasih Info Soal Hacker Ini

Fino Yurio Kristo - detikInet
Minggu, 07 Nov 2021 07:35 WIB
Human hand on keyboard,isolated, selective focus, shallow depth of field, concept of work & technology.
Ilustrasi hacker. Foto: Thinkstock
Washington -

Pemerintah Amerika Serikat mengiming-imingi hadiah bagi siapa pun yang mampu memberikan informasi akurat mengenai keberadaan kelompok hacker ini. Tak tanggung-tanggung, hadiah yang ditawarkan adalah USD 10 juta atau sekitar Rp 143 miliar.

Seperti dikutip detikINET dari BBC, pada bulan Mei grup hacker yang bernama DarkSide menyerang sistem pipa bahan bakar di pantai timur Amerika Serikat yang sangat vital dengan ransomware.

Serangan tersebut menyebabkan kelangkaan bahan bakar karena perusahaan Colonial Pipeline harus menghentikan operasional selama beberapa hari. Mereka akhirnya memilih memenuhi kemauan sang hacker dan membayar tebusan USD 4,4 juta.

"Hadiah sampai USD 10 juta untuk informasi operasi siber jahat yang menyerang infrastruktur penting AS," demikian pengumuman pemerintah AS melalui Twitter.

Sepak terjang DarkSide memang sukar ditangani. Analisis dari pakar menyebutkan kelompok hacker ini sudah meraup sedikitnya USD 90 juta dari 47 pihak yang menjadi korbannya. Namun sebagian uang yang dibayarkan dalam bentuk Bitcoin oleh Pipeline berhasil ditarik kembali oleh pemerintah AS.

Adapun hadiah USD 10 juta itu merupakan yang terbesar untuk informasi tentang hacker yang melakukan kejahatan siber. Sebelumnya, iming-iming hadiah tertinggi adalah USD 3 juta untuk seorang bos hacker bernama Evgeniy Bogachev.

DarkSide sendiri dicurigai berbasis di Rusia seperti halnya beberapa hacker lain yang punya modus operandi sama. Mereka memang sukar ditangkap lantaran pemerintah Rusia kadang tidak mempedulikan permintaan penangkapan oleh negara barat.

"Mereka disebut hidup bebas di Rusia dan aman dari prospek penangkapan dari kepolisian lokal, yang secara rutin mengabaikan tuduhan negara-negara barat terhadap hacker Rusia," sebut BBC.



Simak Video "Buru Bos Hacker Ransomware, AS Tawarkan Hadiah Setara Rp 143 M"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fyk)