Tips Mengatasi Serangan Siber untuk UMKM

Tips Mengatasi Serangan Siber untuk UMKM

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Rabu, 27 Okt 2021 09:45 WIB
Spyware
Foto: dok ITPro
Jakarta -

Pandemi membuat banyak orang beralih untuk berbelanja lewat ecommerce ataupun marketplace. Hal ini pun menjadi lahan menggiurkan bagi para hacker.

Tak cuma konsumen yang perlu melindungi diri dari serangan siber, melainkan juga pihak penjual yang dalam hal ini adalah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Berikut ini adalah tips mengatasi serangan siber untuk UMKM dari Google Indonesia.

Pertama-tama, mari kita kenali beberapa ancaman yang ada di dunia digital. Ada apa saja sih ancamannya? Berikut ini adalah dua ancaman yang sering terjadi di dunia digital:

Phishing

Phishing adalah bentuk penipuan saat si penipu menyamar sebagai perusahaan atau orang terkenal. Si penipu ini melakukan menggunakan email, pesan langsung di media sosial, atau sarana komunikasi lain untuk menyebarkan link ataupun file berbahaya, yang biasanya berfungsi untuk mencuri kredensial login atau informasi akun.

Spam

Spam adalah email tanpa izin yang dikirim secara massal atau postingan yang tidak relevan di grup komunitas, postingan media sosial, ataupun buletin

Jadi bagaimana cara untuk melindungi diri dari serangan siber semacam ini?

Menjelajahi web secara aman

Selalu periksa alamat web secara lengkap, perhatikan akhiran alamat tersebut. Lalu cari tanda gembok yang ada di depan alamat web ataupun tulisan https:// untuk memastikan keamanan alamat tersebut. Berhati-hatilah dengan email atau pesan teks yang meminta informasi akun sensitif atau meminta anda untuk melakukan perubahan pada akun anda.

"Jangan terburu-buru membuka dan mengklik sebuah link yang ada di email," pungkas Ryan Rahardjo, Head of Public Affairs Southeast Asia, Google, dalam acara 'Keamanan Siber untuk UMKM', Selasa (26/10/2021).

Mengamankan perangkat anda

Cara tercepat untuk mengakses data adalah dengan mengambilnya langsung dari perangkat si pemilik. Jadi amankan perangkat-perangkat anda, dan jangan lupa memasang kode sandi untuk mempersulit diaksesnya data-data anda saat perangkat tercuri.