Perbankan, Sasaran Empuk 'Kegilaan' Hacker
- detikInet
Jakarta -
Sektor keuangan terbukti sebagai sektor yang paling banyak diserang oleh para hacker jahat. Pendapat itu dikemukakan perusahaan keamanan Counterpane dan perusahaan menajemen e-mail MessageLabs, melalui survei review aktivitas hacking tahunan.Dari semua serangan Trojan tahun lalu, 40% membidik sektor keuangan dan perbankan. Dan industri manufaktur adalah sasaran berikutnya yang paling parah diserang, dengan angka 22%."Hackers kini mulai menyebarkan taktik serangan baru dan mereka mampu menembus skema autentifikasi yang lebih kuat," kata Alex Shipp, Senior Antivirus Technologist di MessageLabs.Shipp menambahkan, trojan-trojan baru tidak lagi memperdayakan korban untuk memperlihatkan password mereka. Trojan sekarang lebih lihai. Yakni dengan menunggu calon korbannya melakukan transaksi perbankan. Saat korban memeriksa saldo rekening mereka, trojan secara diam-diam akan 'menyedot' uang dari rekening tersebut.Sektor farmasi adalah sasaran yang paling banyak diserang spyware. Hampir setengah dari sektor tersebut diinfeksi spyware. Sedangkan industri asuransi adalah sektor kedua yang paling banyak dibidik spyware."Saat ini para hacker lebih pintar dan lihai," Bruce Schneier, Founder and Chief Technology Officer Counterpane memperingatkan.Menurut Schneier, para hacker jahat ini akan terus mengeksploitasi jaringan perusahaan demi memanen uang. Schneier mengimbau agar organisasi menjaga keamanan sistem mereka dan tetap waspada pada ancaman ini.Dari survei juga terungkap, metode serangan yang sering dipakai hacker jahat adalah dengan menyembunyikan virus sebagai sebuah dokumen Word dan mengirimkannya sebagai sebuah aplikasi pekerjaan. Demikian diberitakan vnunet dan dikutip detikINET Kamis (16/3/2006). (dwn)
(ien/)