Lancarkan Phishing, Gunakan Server Bank Cina
- detikInet
Jakarta -
Biasanya kasus phishing selalu menggunakan alamat Internet Protocol (IP) yang tidak dikenal untuk mendapatkan informasi pribadi, serta untuk mengecoh para pengguna. Tetapi kasus ini justru berbeda.Menurut Netcraft, sebuah server milik bank di Cina telah diambil alih untuk mengincar bank di Amerika serta lembaga keuangan."E-mail phishing yang mengincar konsumen Chase Bank dan eBay mengacu kepada alamat IP China Construction Bank (CCB) cabang Shanghai. Ini merupakan pertama kalinya sebuah infrastruktur bank digunakan untuk menyerang lembaga lain," ujar Netcraft dikutip detikINET dari Softpedia Rabu (15/3/2006).Lalu bagaimana cara kerjanya? Pengguna diminta mengisi sebuah survei tentang efisiensi situs online Chase Bank dengan iming-iming uang senilai US$ 20 (US$ 1 = Rp 9.127 Sumber: detik.com). Setelah itu mereka meminta ID pengguna, password, nomor kartu bank, nomor PIN, nomor verifikasi kartu, nama orangtua serta kartu Social Security pengguna.
(ien/)