Pengembang Game Cyberpunk 2077 Kena Serangan Ransomware

Pengembang Game Cyberpunk 2077 Kena Serangan Ransomware

Virgina Maulita Putri - detikInet
Rabu, 10 Feb 2021 11:43 WIB
Cyberpunk 2077
Pengembang Game Cyberpunk 2077 Kena Serangan Ransomware Foto: Dok. CD Projekt Red
Jakarta -

CD Projekt Red, pengembang game Cyberpunk 2077 menjadi korban serangan ransomware oleh hacker yang mengklaim telah berhasil mengakses jaringan internalnya, mengenkripsi beberapa perangkat, dan mengumpulkan data tertentu.

Dalam postingan di akun Twitter resminya, CD Projekt membagikan surat tebusan yang ditinggalkan oleh hacker. Dalam suratnya, hacker mengklaim telah memiliki salinan source code untuk beberapa game populer buatan CD Projekt, termasuk Cyberpunk 2077, The Witcher 3 dan Gwent.

Hacker juga mengancam akan merilis source code tersebut bersama dokumen hukum internal, kepegawaian, dan keuangan jika permintaannya tidak dipenuhi.

CD Projekt diberi waktu 48 jam oleh hacker untuk menghubungi mereka tapi perusahaan mengatakan mereka tidak akan bernegosiasi atau memenuhi permintaan tersebut.

"Kami tidak akan tunduk pada tuntutan atau bernegosiasi dengan aktor tersebut, meski menyadari ini mungkin akan berujung pada dirilisnya data yang dibobol," kata CD Projekt dalam unggahannya di Twitter, seperti dikutip dari The Guardian, Rabu (10/2/2021).

"Kami mengambil langkah yang diperlukan untuk mengatasi konsekuensi dari rilis tersebut, khususnya dengan mendekati pihak mana pun yang mungkin terpengaruh karena pembobolan tersebut," sambungnya.

Lebih lanjut, CD Projekt mengatakan mereka telah mengamankan infrastruktur IT dan mulai memulihkan data dari backup yang masih utuh. Perusahaan asal Polandia ini juga telah mengabari otoritas yang relevan dan spesialis forensik IT.

CP Projekt memastikan tidak ada data pemain yang disimpan di sistem yang telah disusupi hacker. Tapi, berdasarkan surat tebusan yang ditinggalkan hacker, beberapa data pegawai ikut dicuri.

Serangan ransomware ini mengikuti peluncuran Cyberpunk 2077 yang bermasalah. Game yang telah dinanti-nanti ini dirilis dengan banyak bug dan masalah performa di PC dan hampir tidak bisa dimainkan di konsol game.

Sony telah menarik Cyberpunk 2077 dari PlayStation Store dan menawarkan refund ke pemain, sedangkan Microsoft juga menawarkan refund.

Karena rilis Cyberpunk 2077 yang berantakan, CD Projekt pun menjadi sasaran kritik banyak pihak. Dalam suratnya, hacker mengatakan kejadian ini akan membuat citra CD Projekt Red makin memburuk.

"Citra publik kalian akan semakin menurun dan orang-orang akan melihat bagaimana buruknya perusahaan Anda berfungsi. Investor akan kehilangan kepercayaan pada perusahaan kalian dan saham akan turun lebih rendah lagi," tulis hacker dalam surat tebusannya.



Simak Video "AS Krisis Bahan Bakar Akibat Jaringan Pipa Diretas Hacker DarkSide"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)