Facebook Hapus Ratusan Akun Instagram Curian

Facebook Hapus Ratusan Akun Instagram Curian

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Jumat, 05 Feb 2021 16:50 WIB
LONDON, ENGLAND  AUGUST 03 The Instagram app logo is displayed on an iPhone on August 3, 2016 in London, England.  Photo by Carl CourtGetty Images
Foto: Carl Court/Getty Images
Jakarta -

Facebook menindak pelaku pencurian akun Instagram dengan menghapus akun-akun hasil curian, juga akun pelakunya.

Modus dari aksi ini adalah dengan dengan meretas akun korban yang mempunyai nama akun dengan nilai tinggi dan menjualnya kembali. Juru bicara Facebook menyebut orang-orang yang ada di balik pencurian akun Instagram ini adalah orang-orang terkenal di komunitas bernama OGUsers.

Akun yang dijual itu nilainya bisa mencapai puluhan ribu dolar, dan makin singkat dan populer namanya, maka harganya akan semakin tinggi. Contohnya adalah akun dengan nama @food atau @B.

Di sisi lain, Facebook -- pemilik Instagram -- melarang adanya aktivitas penjualan akun seperti ini, demikian dikutip detikINET dari Reuters, Jumat (5/2/2021).

Anggota komunitas OGUsers ini juga terkait dengan aksi peretasan besar yang terjadi di Twitter beberapa waktu lalu. Yaitu saat ada sejumlah akun Twitter milik orang terkenal, dari selebritis sampai politisi, sukses diretas dan dicuri.

Ini adalah pertama kalinya Facebook mengumumkan aksi penghapusan semacam ini. Meski mereka mengaku sudah melakukan praktik semacam ini sejak dulu.

Ada juga Twitter dan TikTok yang mengaku sudah mengambil langkah tegas terhadap OGUsers karena melanggar aturan di platform mereka. Sementara pihak admin situs OGUsers berkilah kalau mereka sudah melarang adanya aktivitas jual beli akun hasil curian di situsnya itu.

Sebelumnya pernah diberitakan, seorang hacker dengan sebutan 'Kirk' disebut berada di balik peretasan Twitter Bill Gates dan sejumlah tokoh lain.

Seseorang yang terlibat di komunitas hacker menyebut seorang hacker dengan nama Kirk -- kemungkinan bukan nama aslinya -- sukses menghasilkan USD 100 ribu dalam hitungan jam karena ia bisa mengakses software internal Twitter.

Kirk disebut sudah lama berkecimpung di bidang ini, namun hacker ini sebelumnya tak pernah membuat kehebohan. Ia sebelumnya hanya menjual akses ke akun-akun Twitter khusus, seperti akun dengan username yang pendek, simpel, dan mudah diingat.

Meski ini adalah sebuah aksi yang ilegal, bisnis Kirk itu tergolong bernilai tinggi. Sebuah username Twitter seperti itu bisa dijual dengan harga mulai dari ratusan sampai ribuan dollar.

Dalam menjalankan 'bisnisnya' ini, Kirk memanfaatkan rekannya, seorang anggota terpercaya di forum OGUsers, yaitu forum yang lazim dipakai untuk menjajakan username curian.



Simak Video "Donald Trump Dilarang Kembali ke Media Sosial!"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)