Sejak Pandemi, Penipuan via Instagram Melonjak

Sejak Pandemi, Penipuan via Instagram Melonjak

Josina - detikInet
Selasa, 02 Feb 2021 21:30 WIB
instagram
Instagram. Foto: unsplash
London -

Pandemi COVID-19 telah mengubah banyak kebiasaan manusia, salah satunya kegiatan yang dibatasi dan harus lebih banyak di rumah hingga penggunaan internet dan smartphone pun meningkat, dari sekolah online hingga belanja online.

Meningkatnya penggunaan internet pun membuat kasus penipuan di platform media sosial seperti Instagram juga meningkat, bahkan di Inggris hingga lebih dari 50% dibandingkan biasanya.

Angka tersebut berasal dari Action Fraud, pusat pelaporan nasional kepolisian Inggris untuk penipuan dan kejahatan dunia maya.

Salah satu korbannya adalah pria bernama Jonathan Reuben (24) yang harus kehilangan uangnya sebanyak 17 ribu poundsterling atau sekitar Rp 326 juta.

Dilansir detiKINET dari Ubergizmo, Selasa (2/2/2021), menurut laporan dari BBC, Reuben (24) menjadi korban investasi bodong dari akun yang diikutinya di Instagram.

Reuben bercerita saat itu, ia diyakinkan untuk mendaftar program investasi setelah mengikuti akun seseorang di Instagram yang mengklaim dirinya sudah sukses setelah melakukan investasi. Bahkan untuk lebih meyakinkan, orang tersebut terus-menerus memposting mobil Maserati berwarna rose gold yang sangat mentereng.

Pada awalnya Reuben mengaku memang mendapatkan keuntungan dari investasi tersebut. Dan inilah yang mendorong dirinya untuk berinvestasi lebih banyak lagi.
Namun apesnya bukan tambah untung, ia kemudian justru kehilangan ratusan juta rupiah. Ia pun sadar sudah dijebak penipu online.

"Orang-orang tersedot dan ingin mempercayai dan menginginkan gaya hidup itu, terutama di hari-hari ini, dengan orang-orang muda yang berjuang untuk mendapatkan pekerjaan. Anda pasti melihat lebih banyak orang mencari cara yang berbeda dan lebih baru untuk menghasilkan lebih banyak uang," kata Jack Moore, seorang ahli keamanan siber.



Simak Video "Big Boss Paket Kurban Bodong Cianjur Divonis Ganti Rugi Rp 49 M"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)