Waspada Kejahatan Siber, 4 Hal Ini Bisa Ancam Bisnis Kecil

Waspada Kejahatan Siber, 4 Hal Ini Bisa Ancam Bisnis Kecil

Erika Dyah Fitriani - detikInet
Kamis, 21 Jan 2021 10:42 WIB
ancaman siber
Foto: shutterstock
Jakarta -

Di era teknologi saat ini, ancaman kejahatan siber tak lagi menjadi suatu hal asing. Oknum siber kerap kali mengintai dan mengincar pihak-pihak yang menguntungkan. Tak hanya mengancam perusahaan besar saja, kejahatan siber pun kerap menghantui bisnis kecil yang umumnya memiliki pertahanan keamanan siber yang lemah.

Keamanan siber atau cyber security seringkali menjadi hal yang tak begitu diperhatikan ketika memulai suatu bisnis. Jika terus dibiarkan, hal ini justru dapat menjadi potensi bahaya bagi keberlangsungan bisnis Anda ke depannya.

Dilansir dari situs Business Know-How, ada dua kategori umum dari kejahatan siber yang perlu diperhatikan dalam mempertimbangkan keamanan bisnis Anda. Pertama, kejahatan pencurian dalam bentuk penyalahgunaan informasi keuangan, data pelanggan, informasi sensitif mengenai suatu produk atau rencana strategis bisnis.

Selain itu, kejahatan siber juga bisa terjadi dalam bentuk vandalisme digital berupa virus, serangan malware, atau dengan meretas karakter bisnis pada situs maupun akun media sosial dari bisnis terkait. Terlepas dari kedua kategori kejahatan siber tersebut, ada empat hal yang dapat menjadi ancaman berakhirnya bisnis kecil Anda:

1. Kehilangan Reputasi dan Kepercayaan Konsumen

Satu serangan siber dapat mengakibatkan kerusakan yang fatal pada keberlangsungan bisnis kecil terutama jika menyangkut rusaknya reputasi perusahaan. Sebagai contoh, serangan pada informasi keuangan pelanggan dapat membuat operasional bisnis mandek atau bahkan gulung tikar permanen.

Biasanya bisnis kecil akan kesulitan memulihkan potensi kerusakan dari serangan siber, terutama untuk mengembalikan kepercayaan pelanggan akan bisnis yang dijalankannya. Hal ini tentu akan menghambat pula bisnis tersebut untuk mendapatkan kepercayaan dari pelanggan potensial baru.

2. Biaya Mengatasi Masalah Siber

Penyelesaian dari masalah keamanan siber seringkali mengharuskan operasional bisnis berhenti sementara. Hal ini turut berpengaruh pada hilangnya pendapatan. Bagi bisnis berbasis internet, ancaman kejahatan siber dapat membuat kerugian yang amat besar.

Tak hanya kehilangan biaya untuk mengatasi serangan, pemilik bisnis juga harus menghabiskan biaya untuk mengembangkan solusi dari masalah tersebut agar tak terulang di kemudian hari. Tak jarang, pihak pemilik bisnis membutuhkan pihak ketiga yang memiliki spesialisasi untuk menyelidiki lebih lanjut masalah keamanan siber.

3. Hilangnya Modal dan Aset

Pelanggaran keamanan siber dapat menimbulkan pencurian informasi bank dan kredit suatu organisasi. Banyak bisnis percaya jika hal buruk ini terjadi, pihak Bank akan membantu mengatasi masalah tersebut. Akan tetapi, tak jarang proses untuk mengurus penyelesaian masalah keamanan siber justru membuat bisnis kecil lebih dulu kehilangan modal dana serta aset yang dimiliki.

4. Kesulitan Hukum

Keamanan informasi pribadi dan keuangan pelanggan dalam sebuah bisnis harus menjadi prioritas utama. Pelanggaran keamanan informasi dalam bentuk ancaman siber dapat menempatkan bisnis kecil pada tanggung jawab hukum berat, terutama ketika pihak pemilik bisnis gagal menerapkan standar keamanan yang memuaskan. Karenanya, penting bagi sebuah bisnis untuk menghindari kemungkinan buruk dengan mencegah terjadinya pelanggaran keamanan sejak awal.

Semua ancaman itu tentu menjadi mimpi buruk yang tak ingin dialami bisnis manapun. Untuk itu, penting sekali melengkapi bisnis Anda dengan keamanan siber yang mumpuni sejak awal.

Solusi keamanan siber dari Cisco memberi keamanan sebagai investasi dan ketahanan bisnis dengan melakukan pendekatan platform yang efektif dari endpoint menuju ke cloud. Platform ini akan menghubungkan keamanan Cisco dengan portofolio jaringan dan infrastruktur yang dimiliki bisnis Anda. Solusi keamanan Cisco yang terintegrasi dapat mendukung proteksi keamanan gateway situs bisnis yang dijalani, serta memaksimalkan efisiensi operasional dengan alur kerja yang berjalan otomatis pada pelaksanaan remote working.

Cisco menawarkan serangkaian produk yang dapat dipilih untuk keamanan siber Anda. Di antaranya adalah:

  • Cisco Duo, teknologi yang memverifikasi identitas semua pengguna dengan otentikasi multi-faktor yang mudah digunakan di industri sebelum memberikan akses ke aplikasi perusahaan untuk menghentikan pelaku jahat agar tidak masuk.
  • Cisco AnyConnect (VPN), teknologi yang mengaktifkan akses aman ke jaringan perusahaan dengan mobilitas yang benar dan aman dari klien VPN Anda untuk pengguna manapun, dari perangkat apa pun, kapan pun, di lokasi mana pun.
  • Cisco Umbrella, teknologi yang menyediakan keamanan cloud sebagai garis pertahanan pertama, melindungi pengguna dan perangkat saat mereka keluar dari jaringan.
  • Cisco Secure Endpoints (AMP for Endpoints), teknologi yang memberikan perlindungan, deteksi, dan respons titik akhir sebagai garis pertahanan terakhir, melindungi perangkat dari ancaman tingkat lanjut.
  • Cisco SecureX, teknologi yang melindungi pekerjaan jarak jauh dengan platform bawaan cloud-native yang mengotomatiskan tindakan dan memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat.

Jangan ragu, segera cegah risiko kejahatan siber pada bisnis Anda dengan produk perlindungan cybersecurity dari Cisco.



Simak Video "Ingat! Franchises Kuliner Bukan Bisnis Autopilot"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)