Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Makin Banyak Spam Pakai Bahasa Spanyol

Makin Banyak Spam Pakai Bahasa Spanyol


- detikInet

Jakarta - Mayoritas spam yang beredar tahun 2005 memakai bahasa Inggris (40%). Sementara spam yang memakai bahasa Spanyol makin banyak, naik jadi 13% dari 2% pada tahun sebelumnya.Hal tersebut diungkap perusahaan antivirus Trend Micro, dalam laporannya yang disusun Jaime Lyndon "Jamz" A. Yaneza, analis Senior Ancaman, dan David Sancho, Spesialis Anti-Malware dari TrendLabs."Pada tahun 2005 ini Trend Micro mencatat mulai giatnya penggunaan bahasa Spanyol sebagai bahasa yang digunakan email spam," ungkap laporan TrendLabs.Peningkatan penggunaan bahasa Spanyol pada spam, menurut Trend Micro, erat hubungannya dengan dikeluarkannya rekomendasi dari Organisasi Eropa untuk Kerjasama dan Pengembangan Ekonomi (European Organization for Economic Co-operation and Development), yang menunjuk Spanyol sebagai motor pendorongnya. Rekomendasi ini menyangkut peningkatan pengeluaran atas informasi dan komunikasi, selain juga pengeluaran di bidang yang berhubungan dengan teknologi tingkat tinggi. Sementara itu, terjadi penurunan drastis untuk spam berbahasa Cina, yang selama ini mencerminkan kondisi suatu regional yang mengalami pertumbuhan kesempatan ekonomi dan ratusan pengguna internet pemula. Pada bulan September 2005, Cina menyadari permasalahaan spam ini dan mulai bekerja keras bersama pemain utama dalam industri TI, untuk mengatasi masalah tersebut. Sebagai akibatnya, spam berbahasa Jepang terus meningkat secara stabil, meningkat beberapa angka di atas angka peredaran e-mail spam berbahasa Jepang di tahun sebelumnya.Sementara dari segi konten, kebanyakan spam memuat topik judi dan permainan (22%), topik pornografi (21,47%). Topik terbanyak berikutnya adalah pendidikan (19,35%), komersil (17,61), keuangan (7,83%), kesehatan (6,48%), Rasial (5,19%) dan spiritual (0,02%).Spam dipastikan masih terus mengancam di tahun 2006. Spam akan lebih mengoptimalkan pemakaian bahasa-bahasa non-Inggris dan logat lokal. Dari segi konten, kebanyakan spam akan bertopik pendidikan, judi dan permainan serta pornografi. (ketepi/)






Hide Ads