Marak Data Dicuri, Wajib Lindungi Pakai Enkripsi

Marak Data Dicuri, Wajib Lindungi Pakai Enkripsi

Rachmatunnisa - detikInet
Selasa, 01 Des 2020 09:42 WIB
Woman using smartphone. The concept of using the phone is essential in everyday life.
Marak Data Dicuri, Wajib Lindungi Pakai Enkripsi. Foto: iStock
Jakarta -

Enkripsi adalah cara pamungkas untuk melindungi informasi personal yang sensitif. Karenanya, wajib melindungi data dengan enkripsi.

Di tahun ini, rentetan kasus kebocoran data, baik yang dialami pemerintah maupun perusahaan swasta, terjadi silih berganti. Hal ini memperlihatkan bahwa data pribadi yang tersimpan di platform digital memang sangat rentan.

CEO PT Equnix Business Solutions Julyanto Sutandang menyebutkan, perusahaan atau lembaga yang berkutat dengan data masyarakat, wajib menerapkan enkripsi agar bisa melindungi data nasabah dan penggunanya secara optimal.

"Enkripsi data pada database server, sangat penting diterapkan karena itu adalah pertahanan terakhir. Jika data telah dicuri, pelaku kejahatan bisa banyak melakukan hal-hal yang merugikan nasabah. Data tidak bisa dicuri bila telah dienkripsi," sebutnya seperti dikutip dari keterangan resminya.

"Menerapkan enkripsi data dengan autentikasi yang canggih adalah hal yang tepat agar data yang sedang berada dalam storage (Data-At-Rest) tidak dapat disadap atau diambil (bocor) oleh yang tidak berwenang," lanjutnya.

Di samping itu, berdasarkan peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2016 tentang Perlindungan Data Pribadi dalam Sistem Elektronik pada tanggal 1 Desember 2016 terkait Penyimpanan Data Pribadi Pasal 15, salah satu poinnya menyebutkan bahwa: data pribadi yang disimpan dalam sistem elektronik harus dalam bentuk data terenkripsi.

"Ada payung hukum atas segala aktivitas pengguna internet untuk menjamin keamanan data dari berbagai ancaman yang terjadi di berbagai platform. Perusahaan yang mengumpulkan dan memproses data bertanggung jawab atas data pribadi yang diberikan oleh pemilik data pribadi," kata Julyanto.

Reputasi perusahaan atau sebuah lembaga dipertaruhkan dalam hal ini, karena bila data dicuri, perusahaan bisa kehilangan kepercayaan dari para pengguna dan konsumen. Dan itu bisa terjadi bila perusahaan lalai melindungi data pribadi nasabah.

"Pembobolan sistem yang berakibat kebocoran data akan membahayakan bisnis perusahaan atau operasional sebuah lembaga. Hal ini berdampak negatif mulai dari hilangnya kepercayaan konsumen hingga rusaknya reputasi perusahaan atau lembaga tersebut," jelasnya.

Dalam konteks keamanan, idealnya data wajib memenuhi tiga syarat yakni: Confidentiality, Integrity, dan Availability (CIA). Data akan menjadi rentan bocor jika tidak memenuhi salah satu saja dari tiga syarat keamanan tersebut.

Dengan enkripsi, setidaknya sebuah perusahaan atau lembaga sudah memenuhi dua syarat dan kendali akses dengan Access Control List (ACL), dan Manajemen Key menyempurnakannya.

Solusi Enkripsi Data

Ada beberapa produk yang dapat memberikan solusi enkripsi data, salah satu yang paling mumpuni saat ini adalah CubeOne dari eGlobal Systems, perusahaan solusi enkripsi asal Korea Selatan yang bermitra di Indonesia dengan PT Equnix Business Solutions.

Dalam webinar tentang Data in use Encryption on Oracle and PostgreSQL beberapa waktu lalu, eGlobal Systems membeberkan bahwa penerapan keamanan yang ketat bisa memunculkan ketidaknyamanan bagi pengguna dan berdampak negatif pada kinerja yang rendah. Karenanya, sistem CubeOne milik mereka berupaya meminimalkan pengaruh negatif dari penerapan tindakan ini sekaligus menjamin keamanan.

"eGlobal Systems adalah satu-satunya perusahaan di dunia yang memiliki penyortiran data canggih atau fitur pengindeksan data, di atas enkripsi data, sebuah solusi tak tertandingi yang mendukung pemindaian rentang indeks dengan indeks terenkripsi," kata Senior Vice President, Global Business eGlobal Systems, Kangsuk Chai.

"CubeOne juga merupakan alternatif yang unggul untuk solusi Enkripsi TDE, untuk melindungi data tidak hanya Data-at-rest, tetapi juga Data-in-use dari data memori," sambungnya.

Berikut ini lima keunggulan CubeOne untuk pengamanan data secara maksimal:
1. Column-level Encyrption
2. Index Search with Ciphertext
3. High Performance
4. Safe Key Management
5. Authority Separation and Access Control

Chai menambahkan, reputasi keandalan produk mereka dibangun dari rasa tanggung jawab. Berbagai perusahaan besar di Korea Selatan dan proyek pengembangan sistem berskala besar mengakui dan menggunakan CubeOne sebagai solusi enkripsi mereka.

"Kemampuan dan keunggulan CubeOne juga telah diakui dan dibuktikan dengan sejumlah hak paten di dalam dan luar negeri," klaimnya.



Simak Video "Update Terbaru Terkait Kebocoran Data Aplikasi eHAC Kemenkes"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/afr)