Bisa Bobol Kamera iPhone, Hacker Ini Diganjar Rp 1,2 miliar

Bisa Bobol Kamera iPhone, Hacker Ini Diganjar Rp 1,2 miliar

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Sabtu, 04 Apr 2020 21:32 WIB
Unboxing iPhone SE
Foto: detikINET/afr
Jakarta -

Seorang hacker white hat bernama Ryan Pickren diganjar hadiah USD 75 ribu atau sekitar Rp 1,2 miliar karena bisa mengungkap celah keamanan di kamera iPhone.

Pickren, mantan security engineer Amazon Web Services, adalah salah satu hacker yang berpartisipasi di program Apple Security Bounty, dan ia menemukan celah keamanan di kamera iPhone yang kemudian dilaporkannya ke Apple.

Celah ini ditemukan ketika Pickren tengah meneliti browser Safari di iOS karena menemukan hal mencurigakan di browser. Kemudian terungkap kalau hal mencurigakan tersebut berasal dari kamera di iPhone, di mana ia menemukan tujuh celah zero-day.

Celah ini membuat kamera iPhone bisa diakses oleh hacker, meski si korban harus mengunjungi situs tertentu yang berisi kode malicious terlebih dahulu. Sebelumnya si korban pun harus pernah menggunakan situs video conference apa pun agar celah ini bisa dieksploitasi.

Untungnya, setelah Pickren melaporkan celah ini, Apple langsung menambal celah tersebut, tepatnya pada Januari lalu, demikian dikutip detikINET dari Phone Arena, Sabtu (4/4/2020).

"Saya sangat menikmati bekerja bersama tim keamanan produk Apple saat melaporkan masalah ini," ungkap Pickren.

Apple adalah salah satu perusahaan teknologi yang mempunyai program bounty yang dibuat untuk para hacker. Tujuannya adalah mencari celah keamanan yang mungkin ada di produk buatan mereka.

Berbeda nasib dengan Pickren, pada 2019 lalu juga ada peneliti keamanan bernama Jose Rodriguez yang berhasil menemukan celah keamanan yang fatal di iOS 13. Celah tersebut membuat hacker bisa melihat daftar kontak dari iPhone, bahkan saat iPhone tersebut dalam keadaan terkunci.

Namun Rodriguez mengaku hanya diganjar sebuah kartu Apple Store senilai USD 1 untuk celah yang ditemukannya itu. Pasalnya, menurut Apple, ia seharusnya tak mendapat hadiah karena melaporkan celah keamanan yang ditemukan pada masa beta.



Simak Video "Tertunda, iPhone 12 Belum Akan Dijual September 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)