Sabtu, 29 Feb 2020 14:05 WIB

Google Sarankan Pengguna Microsoft Edge ke Chrome, Ada Apa?

Aisyah Kamaliah - detikInet
NEW YORK, NY - MAY 2: The Microsoft logo is illuminated on a wall during a Microsoft launch event to introduce the new Microsoft Surface laptop and Windows 10 S operating system, May 2, 2017 in New York City. The Windows 10 S operating system is geared toward the education market and is Microsofts answer to Googles Chrome OS. (Photo by Drew Angerer/Getty Images) Google anjurkan pengguna Microsoft Edge beralih ke Chrome, ada apa? Foto: Drew Angerer/Getty Images
Jakarta -

Pengguna browser Microsoft, Microsoft Edge direkomendasikan Google untuk menggunakan Chrome demi alasan keamanan. Alasan peringatan itu dikarenakan Microsoft Edge tidak berintegrasi dengan Save Browsing Protection yang digunakan Google untuk menyingkirkan ancaman.

Nah karena itu, sebab ekstensi menghadirkan risiko, Google tidak dapat bertindak apa-apa untuk melindungi pengguna selain melakukan hal tersebut. Pun untuk peramban lain, Microsoft masih akan tetap berada di posisi yang kurang menguntungkan sampai integrasi Save Browsing Protection berlaku.

"Google merekomendasikan beralih ke Chrome untuk menggunakan ekstensi secara aman," kata pop-up notification yang ada.



Dikutip dari ZDNet, Techdows melaporkan bahwa Google juga menawarkan lebih banyak peringatan yang cukup 'menyeramkan' untuk pengguna Google Documents, Google News, dan Google Translate.

Sementara itu, menurut PC World, Microsoft telah memberi tahu pengguna yang menggunakan Edge untuk mengunjungi Chrome web store untuk mendapatkan ekstensi. Ironisnya, Microsoft beralih dari platformnya sendiri ke Chromium untuk mengikuti peramban paling populer di dunia, untuk mendapatkan manfaat dari peningkatan kinerja, dan untuk memberikan kompatibilitas penggunanya dengan fungsi seperti halnya ekstensi itu.

"Kompatibilitas Edge telah meningkat secara terukur setelah beralih," kata Windows Latest, "tetapi layanan Google masih menargetkan Edge dengan peringatan menakutkan. Di masa lalu, Google juga pernah menampilkan peringatan ketika pengguna membuka layanan seperti Google Teams, Gmail, Google Documents, dan YouTube Music di Edge. "





Simak Video "Google Akui Orang Indonesia Doyan Ngobrol dengan Asistennya"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/ask)