Takut Data Tak Aman, Belanja Natal Bakal Terusik?
- detikInet
Jakarta -
Takut Data Tak Aman, Belanja Natal Bakal Terusik?Menjelang natal dan akhir tahun, biasanya belanja online akan membludak. Namun ketakutan soal keamanan data bisa jadi akan mengusik kegiatan tersebut. Efek negatif ketakutan konsumen terhadap belanja online online akhir tahun terungkap dalam penelitian yang diadakan Business Software Alliance (BSA). Menurut hasil penelitian BSA, 84 persen konsumen Inggris belum yakin para penjual online dapat memastikan keamanan konsumen. Sementara 51 persen percaya ketakutan soal isu-isu keamanan akan berdampak negatif pada kegiatan belanja online.Menurut penelitian, 74 persen konsumen Inggris ingin tahu cara melindungi diri saat online. Namun itu bukan berarti mereka belum tahu sama sekali, banyak konsumen yang mulai memperbaiki keamanan komputer mereka sendiri. Hal itu terbukti dari hasil studi. Lebih dari 56 persen responden mengatakan rencananya untuk meng-upgrade keamanan komputer dalam kurun tiga bulan mendatang. Sedangkan 25 persen mengatakan telah memiliki 5 macam software keamanan di komputernya. Konsumen paling takut jika data pribadi diserahkan, atau dicuri oleh, pihak ketiga. Sebanyak 79 persen responden mengatakan hal itu, dengan 75 persennya cemas akan pencurian identitas.BSA menyarankan agar konsumen selalu mengecek update keamanan, layaknya meng-upgrade software antivirus terbaru serta tidak lupa mengaktifkannya. Untuk memastikan keamanan, konsumen juga diharapkan memakai firewall.Mereka juga menyarankan konsumen untuk selalu menggunakan naluri mereka ketika berbelanja online. Contohnya jika harga sebuah barang dirasa terlalu murah sehingga mencurigakan, sebaiknya tidak usah dibeli. Konsumen juga harus memastikan adanya jaminan pengembalian barang jika cacat, serta pengembalian dana jika barang yang dikirimkan dalam kurun waktu tertentu belum juga sampai. Selain itu, mereka juga harus memperhatikan biaya pengiriman, keamanan serta jaminan menjaga informasi pribadi sebelum melakukan transaksi. Demikian dikutip detikinet dari Vnunet News, Senin (28/11/2005).
(ien/)