Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
FBI Minta Maaf Soal E-mail Palsu

FBI Minta Maaf Soal E-mail Palsu


- detikInet

Jakarta - Biro Investigasi Amerika Serikat (Federal Bureau of Investigation-FBI) mengeluarkan pernyataan resmi mengenai maraknya e-mail yang beredar atas namanya. FBI meminta maaf atas ketidaknyamanan itu.Seperti diberitakan sebelumnya, banyak e-mail beredar mengaku berasal dari FBI dan CIA, berisi peringatan bahwa penerimanya telah membuka situs-situs ilegal. E-mail tersebut tersebar bahkan sampai ke Indonesia, dan sempat menimbulkan kekhawatiran bagi pengguna e-mail di tanah air."Kami prihatin akan adanya gelombang e-mail sarat virus, yang dikirim dengan alamat FBI palsu," sebut pernyataan FBI seperti dikutip detikinet dari situs resmi FBI, Kamis (24/11/2005)."E-mail ini mengklaim bahwa FBI mengawasi pemakaian internet Anda, bilang kalau Anda telah mengakses situs-situs ilegal, dan meminta Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan--lalu Anda diharuskan membuka lampiran, yang sebenarnya berisi varian virus W32/Sober," papar pernyataan di situs.FBI menegaskan untuk tidak membukanya. "Jangan pernah merespon 'pil racun' seperti ini. FBI tidak melakukan hal-hal seperti ini," FBI menegaskan.Selama ini, e-mail palsu itu dikirim dari sejumlah alamat palsu seperti mail@fbi.gov, post@fbi.gov and admin@fbi.gov.Isinya berupa: Dear Sir/Madam,We have logged your IP-address on more than 30 illegal Websites.Important: Please answer our questions! The list of questions are attached.Yours faithfully,Steven AllisonFederal Bureau of Investigation-FBI-Di Indonesia, penyebaran e-mail tersebut bisa dibilang beredar di saat yang tepat. Saat banyak peselancar internet tertarik mengakses situs teroris www.anshar.net. Akibatnya, banyak yang menilai imbauan di e-mail tersebut sebagai sesuatu yang masuk akal. FBI mengaku menganggap serius hal ini, dan tengah menyelidiki kasus ini dengan sungguh-sungguh. (ketepi/)





Hide Ads