Minggu, 15 Sep 2019 22:12 WIB

'Para Pejabat Jadi Incaran Pembajakan Ponsel Lewat SIM Card'

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Ilustrasi/detikINET Foto: Ilustrasi/detikINET
Jakarta - Pengamat Sekuriti dan Aplikasi Finansial Vaksincom Alfons Tanujaya mengatakan, aksi kejahatan membajak ponsel melalui SIM Card menyasar kalangan high profile alias para penjabat pemerintahan atau perusahaan besar.

"Sasarannya adalah masyarakat high profile atau pejabat yang jadi incarannya," ungkapnya saat dihubungi detikINET, Minggu (15/9/2019).

Potensi bajak ponsel oleh hacker tersebut berhasil diungkap oleh AdaptiveMobile Security yang menemukan celah keamanan pada teknologi SIM card yang disebutnya dengan Simjacker. Simjacker ini memberi pintu bagi hacker untuk menyerang secara individual calon korban lewat ponselnya, mulai dari lokasi, penipuan, kebocoran informasi, penolakan layanan, sampai memata-matai.



Simjacker ini bekerja dengan memanfaatkan lubang keamanan SIMalliance Toolbox Browser atau disingkat S@T Browser yang berada di dalam kartu SIM. Adapun S@T Browser bukan fitur umum, tetapi fitur yang hanya diketahui oleh operator seluler yang berfungsi menjalankan perintah, seperti menampilkan pop up, memutar nada, menjalankan browser, dan lainnya.

Alfons menjelaskan, dalam menjalankan aksi tersebut, hacker ini akan mengirimkan SMS, tentunya SMS yang dimaksud bukan yang biasa kita terima. Melainkan sebuah pesan singkat yang berisi kode-kode khusus untuk mengendalikan ponsel korban. Bahkan, SMS yang masuk juga tidak akan ada notifikasi dan tampil di smartphone pengguna.

"SMS-nya bukan SMS biasa, tapi kode khusus untuk perintah dan itu tidak kelihatan di fitur SMS penerima. Jadi, korban tidak tahu kalau dieksploitasi data-data di ponselnya," ucap Alfons.



Diberitakan sebelumnya, AdaptiveMobile Security menemukan adanya kerentanan pada teknologi SIM Card yang disebutnya sebagai Simjacker. Nah, Simjacker ini diungkapkan oleh perusahaan keamanan tersebut berada di lebih dari 1 miliar pengguna ponsel di dunia, seperti di Amerika, Afrika Barat, Eropa, Timur Tengah.

"Setiap wilayah di dunia di mana teknologi SIM card digunakan," tulis AdaptiveMobile Security.

Simak Video "Cara Mengetahui SIM Card yang Kena Bajak Hacker"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/rns)