Minggu, 21 Jul 2019 20:26 WIB

Lebih dari 1.000 Rekaman Google Assistant Bocor

Rachmatunnisa - detikInet
Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta - Privasi begitu mahal saat ini. Hampir di semua layanan internet rentan terjadi kebocoran data, termasuk yang terbaru adalah layanan Google Assistant.

Berdasarkan laporan stasiun TV asal Belgia VRT NWS, perangkat Android yang terinstal Google Assistant di dalamnya, diketahui merekam percakapan dan suara di dalam rumah pemilik handset, dan mengirim pesan tersebut untuk kepentingan review.



Kebocoran yang sama juga terjadi pada speaker pintar Google Home, mengingat di dalamnya dibenamkan asisten pintar Google. Speaker ini merekam suara dari para penggunanya dan diam-diam bisa didengar oleh pegawai Google.

"VRT NWS mendengarkan lebih dari 1.000 kutipan. Sebanyak 153 di antaranya adalah percakapan yang seharusnya tidak direkam, karena tidak mengaktifkan perintah 'Ok Google," jelas VRT NWS, seperti dilansir Mashable, Minggu (21/7/2019).

Namun untuk diketahui, sama seperti Alexa milik Amazon, Google memang menggaji staf untuk mendengarkan beberapa rekaman Google Assistant, untuk menyalinnya ke dalam bentuk teks.

Itu artinya, dalam beberapa kasus, ada orang yang mendengarkan apa yang pengguna minta pada perangkat pintar atau smartphone mereka, serta beberapa hal yang tidak pernah pengguna maksudkan untuk didengar orang lain.

Apa saja persisnya rekaman yang bocor tersebut? VRT NWS menyebut percakapan-percakapan itu antara lain 'diskusi kamar tidur' yang intim, obrokan orang tua dan anak-anak mereka, sampai deretan lagu dan panggilan telepon profesional yang berisi banyak informasi pribadi.

Menanggapi laporan ini, Google mengonfirmasi bahwa apa yang disebutkan VRT NWS benar adanya. Raksasa internet tersebut berupaya meluruskan, bahwa pesan yang terekam di Google Assistant disimpan dan ditransfer ke Google untuk dianalis.

Dalam syarat dan ketentuan memang disebutkan bahwa pesan suara apapun yang diperintahkan ke Google Assistant akan direkam dan disimpan. Namun banyak yang tidak menyadari atau malah tidak peduli bahwa pegawai Google 'diperbolehkan' untuk mendengar rekaman tersebut.



"Tim Respons Keamanan dan Privasi kami sudah mengetahui masalah ini, dan mereka sedang menyelidiki, untuk kemudian mengambil tindakan. Kami sedang melakukan tinjauan penuh terhadap aturan perlindungan kami dalam kasus ini untuk mencegah pelanggaran semacam ini tidak terjadi lagi," kata juru bicara Google David Monsees.

Simak Video "Wow! Mbah Google Kini Makin Cerdas dengan Teknologi Barunya"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)