Kamis, 11 Jul 2019 21:50 WIB

Studi: Ribuan Aplikasi Android Lacak Ponsel Tanpa Izin

Aisyah Kamaliah - detikInet
Foto: Reuters Foto: Reuters
Jakarta - Sebuah studi mengungkap ada ribuan aplikasi Android yang bisa melakukan pelacakan dengan atau tanpa izin dari pengguna. Pelacakan itu memungkinkan aplikasi mengetahui lokasi atau informasi lainnya dari perangkat ponsel.

Bahkan, para peneliti mengklaim ribuan aplikasi Android bisa menemukan cara untuk 'membobol' izin sistem Android untuk melacak detail yang seharusnya tidak dapat mereka peroleh.

Menurut sebuah penelitian yang baru-baru ini dipresentasikan di PrivacyCon 2019 dan juga telah dibagikan dengan Google dan US FTC (Federal Trade Commission), beberapa hal yang bisa didapatkan antara lain alamat perangkat, lokasi, atau IMEI ponsel.



Laporan penelitian, yang telah diterbitkan oleh para peneliti dari UC Berkeley, University of Calgary, dan IMDEA Networks Institute mengungkapkan, mereka telah menguji total 88 ribu aplikasi Android dan menemukan sebagian menggunakan saluran rahasia untuk mengetahui lokasi dan mengidentifikasi tanpa izin yang eksplisit.

"Praktek-praktek yang menipu ini memungkinkan pengembang untuk mengakses data pribadi pengguna tanpa persetujuan, merusak privasi pengguna dan menimbulkan masalah hukum dan etika," tulis para peneliti, dilansir Gadget 360 NDTV.

Menurut para peneliti, Google mencoba mengatasi masalah ini dengan Android Q. Namun, perbaikan hanya akan tersedia bagi konsumen yang membeli ponsel baru dengan Android Q atau memiliki ponsel yang cukup beruntung menerima pembaharuan Android Q.



Peneliti mengatakan, masalah ini merupakan kerentanan keamanan serius sehingga Google harus menyediakan perbaikan untuk semua versi yang didukung.

Simak Video "Andy Rubin si Bapak Android Kembali Tersandung Skandal Seks"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed