Selasa, 14 Mei 2019 16:54 WIB

WhatsApp Bisa Diserang Spyware, Apa Dampaknya?

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Chris Ratcliffe/Bloomberg Foto: Chris Ratcliffe/Bloomberg
FOKUS BERITA Spyware WhatsApp Call
Jakarta - Celah keamanan yang ada di WhatsApp dieksploitasi untuk menyusupkan spyware ke aplikasi tersebut, baik di Android maupun iOS.

Spyware tersebut kabarnya dibuat oleh perusahaan asal Israel, yang diduga bernama NSO Group dan sudah malang melintang di dunia keamanan cyber. Penyusupannya sendiri dilakukan lewat panggilan WhatsApp Call, alias telepon WhatsApp, dan kabarnya bisa menghilang dari log aplikasi.




Saat sudah menginfeksi smartphone via akun WhatsApp, spyware ini bisa menyalakan kamera dan mikrofon ponsel, memindai email dan pesan, serta memantau pergerakan si pengguna dari GPS ponsel, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Selasa (14/5/2019).

Pihak WhatsApp mengimbau para penggunanya, yang saat ini mencapai 1,5 miliar orang, untuk segera memperbarui aplikasinya dengan versi terbaru yang celah keamanannya sudah ditambal.

"WhatsApp mengimbau pengguna untuk memperbarui aplikasinya ke versi terbaru dan juga menjaga agar sistem operasi mobilenya tetap terbaru, untuk melindungi diri dari eksploit yang didesain untuk mencuri informasi yang tersimpan di perangkat mobile," tulis WhatsApp dalam pernyataannya.




Celah keamanan ini pertama ditemukan pada awal Mei lalu saat dari seorang pengacara menerima telepon dari John Scott-Railton, seorang peneliti senior di Citizen Lab dari University of Toronto, yang menyebut kalau ia menjadi target sebuah serangan cyber.

WhatsApp sendiri mengaku berhasil memblok serangan terhadap pengacara dari London, Inggris itu, namun belum bisa memperkirakan berapa korban dari serangan spyware ini.


(asj/krs)
FOKUS BERITA Spyware WhatsApp Call

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed