Selasa, 02 Apr 2019 13:32 WIB

Akun Twitter Dibajak, Apa yang Harus Dilakukan?

Rachmatunnisa - detikInet
Ilustrasi Twitter. Foto: Twitter Ilustrasi Twitter. Foto: Twitter
Jakarta - Akun Twitter bisa saja disusupi. Jika sudah demikian, kalian harus segera mengamankannya. Kalau dibiarkan terlalu lama, bisa-bisa merugikan.

Penggiat Internet Sehat ICT Watch Dewi Widya Ningrum memberikan saran, untuk mengetahui apakah akun kita disusupi atau tidak, antara lain cek apakah ada tweet 'tak terduga' yang terkirim dari akun kalian, padahal tidak nge-tweet apapun.

"Apakah ada pesan direct messages (DM) yang mencurigakan? Apakah tiba-tiba ada akun lain yang kalian follow/unfollow atau blocking padahal kalian tidak melakukannya?," kata Dewi.

Atau, kalian juga bisa mengecek apakah mendapat notifikasi "Kamu telah mengubah alamat email akun Twitter", padahal tidak mengubah alamat email.



"Hal ini bisa terjadi kemungkinan karena password yang kalian gunakan lemah, atau komputer yang kalian gunakan telah terinfeksi virus atau malware, atau kalian berada di dalam jaringan (network) yang sudah disusupi program berbahaya," ujar Dewi.

Jangan panik dulu. Yang terpenting, lakukan langkah-langkah antisipasi ini agar akun aman.

Jika Masih Bisa Login

Segera ganti password -- Hal pertama yang harus dilakukan adalah login ke akun Twitter. Jika masih bisa login, segera ganti password.

Dengan begitu, si penyusup tidak bisa lagi beraksi menggunakan akun kalian. Gantilah password dengan password yang kuat, yang terdiri dari kombinasi huruf, angka dan karakter, serta gunakan password yang sulit ditebak.

Cek Aplikasi Pihak Ketiga -- Perlu diketahui, munculnya tweet/DM mencurigakan tak selalu berarti akun telah disusupi/di-hack. Kadang-kadang, bisa saja karena ada bug pada aplikasi pihak ketiga yang kalian pakai.

Sebagai pengguna layanan media sosial, sebagian dari kalian pasti ada yang memakai beberapa aplikasi yang disediakan pihak ketiga.

Untuk amannya, jika ada 'perilaku' aneh padahal kalian tidak melakukan apa-apa, putuskan aksesnya sehingga aplikasi tersebut tidak lagi memiliki akses ke akun kalian.

Cek aplikasi apa saja yang terhubung dengan akun kalian di menu Setting > Apps. Jika ada aplikasi pihak ketiga yang aneh dan tidak kamu kenal, matikan aksesnya dengan mengklik tombol 'Revoke Access'.

Jika Tidak Bisa Lagi Login

Reset password -- Jika kalian merasa akun telah disusupi namun sudah tidak bisa lagi login menggunakan username dan password kalian, langkah yang harus dilakukan adalah mereset password.

Minta pihak Twitter mengirimkan petunjuk reset password ke email, dengan mengisi form ini. Masukkan username dan alamat email yang kalian pakai pada akun Twitter kalian.

Setelah reset password, cobalah login. Lalu lakukan langkah pengamanan akun seperti yang disebutkan di atas tadi.

Hubungi Support Twitter -- Jika kalian masih tidak bisa login, segera minta bantuan Support dari pihak Twitter.

Namun jika benar-benar tidak bisa lagi mengakses akun email yang dipakai untuk akun Twitter, langkah selanjutnya adalah hubungi penyedia layanan email kalian.

Selain langkah-langkah di atas, beberapa langkah pencegahan lain yang perlu dilakukan adalah:

1. Aktifkan verifikasi login. Ini adalah cara terbaik yang dapat kalian lakukan untuk meningkatkan keamanan akun.

2. Gunakan password yang kuat dan tidak digunakan di situs lainnya.

3. Pakai password manager seperti 1Password atau LastPass untuk memastikan kalian menggunakan password yang kuat dan unik di mana pun.

4. Scan komputer secara rutin agar bersih dari ancaman virus dan malware.

5. Update sistem operasi dan aplikasi yang kalian pakai dengan patch keamanan terbaru. (rns/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed