Rabu, 20 Mar 2019 15:11 WIB

Hacker Manfaatkan Celah WinRAR, Album Ariana Grande Jadi Umpan

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Tomohiro Ohsumi/Getty Images Foto: Tomohiro Ohsumi/Getty Images
Jakarta - Bagi kalian yang masih menggunakan WinRAR, ada baiknya memperbarui layanan tersebut. Sebab, telah ditemukan celah keamanan serius yang dapat disusupi oleh hacker.

Mengejutkan lagi adalah celah tersebut rupanya tak diketahui selama 19 tahun lamanya. Selama itu pula, hacker memanfaatkan celah keamanan WinRAR untuk mendistribusikan program jahat ke perangkat pengguna.




Dikutip dari situs McAfee, Rabu (20/3/2019), peneliti Check Point Research yang menemukan kerentanan WinRAR nyaris dua dekade ini mengatakan telah mengindentifikasi lebih dari 100 eksploitasi dan penghitungan unik, di mana sebagian besar target awalnya berada di Amerika Serikat.

Kasus terbaru, McAfee menyebutkan album terbaru Ariana Grande yang berjudul "Thank U, Next" yang telah dikompres dalam format WinRAR jadi umpan hacker kepada pengguna. Ketika folder tersebut diekstrak, malware berbahaya itu menjangkiti perangkat.

Mengetahui ada celah, WinRAR langsung menambalnya dengan patch 5.70 beta 1 dari perangkat lunaknya. Bagi kalian yang sudah update software ini, maka terbilang aman. Kerentanan ini hanya mempengaruhi pengguna yang belum memperbarui versi WinRar mereka.

Seperti diketahui, WinRAR merupakan software pengarsipan dan kompresi yang sering diandalkan pengguna saat file yang ingin dikirim terlalu besar ukurannya.




WinRAR dapat mengkompresi berkas hingga 40% dari ukuran semula. Tak heran, tercatat sudah lebih dari 500 juta pengguna yang menggunakan layanan ini.


Hacker Manfaatkan Celah WinRAR, Album Ariana Grande Jadi Umpan
(rns/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed