Kamis, 17 Jan 2019 15:03 WIB

Celah di Fortnite Bikin Hacker Bisa Ambil Alih Akun

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Getty Images Foto: Getty Images
Jakarta - Peneliti di Check Point Research menemukan sebuah celah keamanan yang membuat hacker bisa mengambil alih sebuah akun Fortnite.

Celah ini ditemukan Check Point pada November lalu, dan langsung dilaporkan ke Epic Games. Celahnya sendiri sudah ditambal beberapa minggu setelah pertama ditemukan.

Adanya celah keamanan untuk mengambil alih akun Fortnite ini bisa berdampak panjang. Karena si hacker bisa menggunakan akun Fortnite korbannya untuk membeli barang in-game menggunakan V-Bucks milik korban, dan mengirimkan barang yang sudah dibeli itu akun miliknya.

Parahnya lagi, karena Epic Games tak membolehkan dua orang login ke akun yang sama, saat si hacker sedang login, si korban tak bisa mengambil alih akun miliknya itu, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Kamis (17/1/2019).




Munculnya celah ini berasal dari implementasi Single Sing-On di Fornite oleh Epic Games. Dengan sistem ini, pengguna bisa login menggunakan berbagai akun yang mungkin sudah dimiliki, seperti Facebook, Google+, PlayStationNetwork, Xbox Live, dan Nintendo.

Alhasil si hacker bisa mengirimkan link situs palsu ke calon korban, yang jika diklik akan mengalihkan mereka ke situs palsu, yang berfungsi untuk mencuri username dan password Fortnite milik si korban.

Meski celah ini sudah ditambal, masih ada beberapa pengguna nakal lain yang memanfaatkan Fortnite untuk melakukan kejahatan. Salah satunya adalah aksi pencucian uang dari kartu kredit curian melalui Fortnite.

Caranya adalah melakukan pembelian V-Bucks menggunakan kartu kredit curian dan menjualnya kembali ke pemain lain denga harga yang jauh lebih murah.



Celah di Fortnite Bikin Hacker Bisa Ambil Alih Akun
(asj/krs)