Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Worm Kelvir.HI Jago 10 Bahasa

Worm Kelvir.HI Jago 10 Bahasa


- detikInet

Jakarta - Worm terbaru MSN Messenger--Kelvir.HI--menulis pesan serangan disesuaikan dengan bahasa yang digunakan target. Hal ini digencarkan dengan tujuan mencari korban baru, begitu menurut para pakar keamanan memperingatkan."Worm ini dapat mengirimkan pesan dalam bahasa Inggris, Belanda, Perancis, Jerman, Yunani, Itali, Portugis, Swedia, Spanyol dan Turki," ujar David Jaris, Direktur Pemasaran Produk vendor keamanan Akonix Systems seperti dilansir CNET News yang dikutip detikinet Jumat (26/8/2005). "Mereka tampaknya melakukan penyelidikan terhadap bahasa yang digunakan oleh klien Windows. Ini merupakan pertama kalinya dimana worm dapat mengecek setting sistim dan kemudian mengirimkan pesan yang tepat," imbuhnya lagi.Ketika menyerang sistim komputer berbasis bahasa Inggris, worm tersebut akan mengirimkan pesan 'haha i found your picture!'. Pesan tersebut dikirimkan kesemua orang yang terdapat pada contact list. Di dalamnya mengandung link web yang ketika diklik akan men-download malicious software yang sedianya akan membuka 'jalan belakang' untuk penyebaran worm.Worm tersebut merupakan variasi dari Kelvir yang muncul pertama kali bulan Februari. Hingga saat ini sudah tedapat 103 varian Kelvir, menurut keamanam perusahaan IM, Akonix.Menurut laporan Symantec, worm tersebut menyebar melalui layanan pesan instan MSN Messenger dan akan menyerang komputer yang menjalankan sistim operasi Windows 2000, Windows 95, Windows 98, Windows Me, Windows NT, Windows Server 2003 serta Windows XP. Adanya fenomena ini menunjukkan, para pengembang virus kini jadi lebih inovatif dan target pasarnya juga semakin mendunia. "Bukan hanya para pengguna bahasa Inggris saja yang diserang, tetapi juga orang-orang dari negara lain. Saya rasa, nantinya kita akan melihat worm yang tersebar dalam area yang lebih luas," tandas Jaros.Ancaman pada pesan instan dan sistim peer-to-peer memang sedang tren. Akonix mengatakan, ancaman tersebut bukan hanya lebih sering, tetapi penyerang pun melalukan sejumlah metamorfosis software untuk menghindar dari sistim pertahanan keamanan komputer. (ien/)





Hide Ads