Microsoft Keluarkan Penawar Zotob
- detikInet
Jakarta -
Microsoft menyediakan software penawar untuk 'mengobati' komputer-komputer yang terinfeksi worm Zotob. Ini dilakukan untuk menanggapi wabah worm yang mengincar komputer bersistim operasi Windows 2000, di sejumlah perusahaan besar.Worm Zotob ini disinyalir mulai menjalar Minggu (14/8/2005). Worm ini ternyata tidak sendirian, karena sejumlah varian juga memanfaatkan celah keamanan yang ditemukan di Windows 2000. Tercatat komputer di CNN, ABC dan The New York Times telah terinfeksi Zotob.Program pembasmi yang dikeluarkan Microsoft merupakan versi update dari Windows Malicious Software Removal Tool. Hal itu diungkap Debby Fry Wilson, direktur Security Response Center di Microsoft, seperti dilansir detikinet, Kamis (18/8/2005) dari CNET.Program pembersih tersebut bisa mendeteksi dan menghilangkan kode jahat di komputer. "Tinggal klik, program tersebut akan melaporkan apakah komputer memang terinfeksi atau tidak. Jika memang terinfeksi, program ini akan langsung membersihkannya," papar Debby.Microsoft biasanya mengeluarkan tool versi barunya setiap bulan dengan program keamanan tambalan (patch). Software itu berjalan online di situs Web Microsoft dan bisa di-download dari Microsoft Download Center.Menurut Microsoft program terkait bisa mengecek dan membersihkan seluruh varian Zotob mulai dari Zotob.A sampai Zotob.E, serta Bobax.O, Esbot.A, Rbot.MA, Rbot.MB dan Rbot.MC."Kami akan terus memantau varian yang akan muncul dan akan memperbarui software tersebut jika diperluka, untuk memenuhi kebutuhan pelanggan," ujar seorangperwakilan Microsoft.Microsoft akan terus mengamati serangan gencar yang dilakukan worm agar bisa diredakan," ujar Fry Wilson. Menurut Wilson hanya sedikit komputer user yang terinfeksi.Zotob diduga menghilang sehari setelahkemunculannya. Akan tetapi, beberapa varian Zotob dan worm baru lain mulai menyusup.Ancaman baru pun muncul dan mulai menggoyang komputer lain.Semua worm itu mengeksploitasi celah keamanan di fitur plug-and-play Windows. Beberapa pakar menilai, para hacker ingin menulari sebanyak mungkin komputer.Microsoft sudah mengeluarkan program perbaikan Windows plug-and-play minggu lalu. Program tersebut merupakan bagian dari siklus patch yang rutin dikeluarkan Microsoft setiap bulannya.Masalah keamanan ini berdampak di Windows XP dan Windows Server 2003. Menurut Microsoft, hanya PC dengan Windows 2000 yang rentan terhadap serangan jarak jauh ini.Worm itu bisa menulari Windows 2000 yang tidak dipasangi patch dan tidak dilindungi firewall. Worm mampu menginfeksi tanpa perlu membuka aplikasi apapun.
(ketepi/)