Selasa, 18 Sep 2018 11:55 WIB

Iming-iming Uang dari Facebook buat Penemu Kutu dan Celah Keamanan

Josina - detikInet
Facebook memberi iming-iming buat penemu kutu (bug) dan celah keamanan di layanannya (Foto: Thinkstock) Facebook memberi iming-iming buat penemu kutu (bug) dan celah keamanan di layanannya (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Perusahaan teknologi kini lazim memiliki program Bug Bounty, program yang ditujukan bagi masyarakat umum untuk mendapatkan imbalan uang dengan cara melaporkan adanya celah keamanan di perusahaan tersebut.

Salah satu yang menjalankan adalah Facebook. Saat ini Facebook bahkan tengah memperluas program tersebut, tak hanya untuk aplikasi sendiri melainkan juga untuk aplikasi pihak ketiga di layanannya.

Dilansir detikINET dari Ubergizmo, Selasa (18/9/2018), Facebook memberi iming-iming hadiah buat yang menemukan dan melaporkan adanya celah di aplikasi pihak ketiga yang terhubung ke platform Facebook


Hal itu dikarenakan Facebook tak mau fitur Token Akses di Facebook disalahgunakan. Fitur ini sendiri memungkinkan pengguna Facebook untuk login ke aplikasi dan layanan lain melalui akun Facebook mereka.

"Jika diekspos, token dapat berpotensi disalahgunakan, berdasarkan izin yang ditetapkan oleh pengguna," tulis Facebook Security Engineering Manager Dan Gurfinkel dalam postingan blog Facebook.

"Kami ingin para peneliti memiliki saluran yang jelas untuk melaporkan masalah-masalah penting ini, dan kami ingin melakukan bagian kami untuk melindungi informasi orang-orang, bahkan jika sumber bug tidak dalam kendali langsung kami," tambahnya.


Facebook akan memberikan hadiah USD 500 atau sekitar Rp 7.461.539 (USD 1 = 14,923). Nominal tersebut akan bertambah tergantung bagaimana dampak bug yang dilaporkan tersebut.

" Yang penting, kami hanya akan menerima laporan jika bug ditemukan dengan secara pasif melihat data yang dikirim ke atau dari perangkat Anda saat menggunakan aplikasi atau situs web rentan. "


(jsn/krs)